Materi Akhir Diklat Jurnalistik FJRK Terkait Pemberitaan Ramah Anak

Mawardi Tombang SMK Global Cendekia
Sabtu, 6 November 2021 18:02:55

KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Diklat Jurnalistik yang digelas oleh Forum Jurnalis Remaja Kampar memasuki materi terakhir. Diklat ini atas kerjasama insan pers dan Diskominfo yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bangkinang Kota, Sabtu (6/11/2021).

Materi terakhir pertemuan ini yaitu materi terkait Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) yang disampaikan oleh wartawan senior Mawardi Tombang selaku narasumber.

Mawardi menjelaskan mengenai pedoman pemberitaan ramah anak bagi para jurnalis yang tujuan utamanya untuk melindungi masa depan anak, agar tidak terjadi perubahan perilaku membentuk perilaku negatif pada anak dan tidak terpengaruh kepada hal-hal menyimpang dari peristiwa yang diberitakan.

Dia menyampaikan tentang posisi anak dalam objek sebuah kasus di antaranya sebagai pelaku, korban maupun korban terkait. Dalam posisi apapun seorang anak dalam peristiwa yang akan diberitakan harus dilindungi. Perlindungan tersebut dalam bentuk identitas anak yang disamarkan.

Baca: Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah

"Karya jurnalistik harus memastikan anak-anak yang terkait objek pemberitaan identitasnya harus dilindungi. Jangan sampai dampak negatif menimpa anak ke depannya" kata Mawardi.

Untuk itulah jurnalis harus memahami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) yang berdasarkan pada UU nomor 34 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Dalam menulis berita anak yang menjadi korban harus dilindungi identitasnya seperti menginisialkan nama anak tersebut untuk menghindari labelisasi sesuai pasal 64 ayat 3.

Sebelum mengakhiri materi Mawardi memberikan tugas kepada seluruh peserta untuk membuat narasi dari kerangka umum tentang contoh kejadian yang diberikan pemateri.

Baca: Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Hadirkan Nostalgia hingga Aksi Sosial

Setelah itu, dia memanggil para peserta satu per satu lalu mengoreksi narasi masing-masing peserta. Dalam penilaiannya berita yang dibuat untuk seusia peserta ini menurutnya sudah masuk kategori baik.

Di sisi lain anggota tim, Aprizal mengingatkan tentang jenis media yang ada diantaranya media cetak, televisi, online, baik media nasional maupun lokal dan juga organisasi wartawan yang ada di Indonesia ada bermacam-macam.

Sementara itu Adi Jondri selaku panitia juga menambahkan penjelasan kepada para peserta mengenai jenis wawancara yakni jumpa pers, wawancara cegat dan wawancara tertulis agar dasar wawancara tersebut benar-benar diingat oleh peserta.

Sementara itu, Koordinator tim Netty Mindrayani menambahkan tentang bagaimana menjadi seorang fotografer jurnalistik yang baik harus memiliki mental dan keberanian.

Baca: LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka Penggalang Siap Bersaing

"Sekalipun anda pandai dalam menggunakan kamera tapi tidak punya mental maka tidak akan bisa menghasilkan sebuah foto yang bagus, maka harus memiliki mental berani khususnya bagi jurnalis yang ingin memfokuskan diri dalam bidang fotografi" tegas Nety kepada peserta.

Untuk menutup materi jurnalistik oleh FJRK kali ini, panitia akan melakukan praktek lapangan bagi seluruh peserta untuk mewawancarai Bupati Kampar atau Kadis Pendidikan Kabupaten Kampar mengakhiri pelatihan jurnalistik angkatan pertama ini. (Zora Anjani)



Terkait
BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama
BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tun
Witama Cup ke-8 Resmi Digelar: Ajang Kreativitas Siswa
Ingin Kuliah Gratis Sampai Lulus? Begini Cara Daftar KI
Lainnya
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Hendry Munief : SNI Bukan Sekedar Sertifikasi, Melainkan Instrumen Kedaulatan Negara
Pergantian Kapolri di 2021, Politisi PKB Minta Jangan P
Fadila Saputra: Kebijakan Pemko Pekanbaru Menata Pedaga
Banjir Sentani: 49 Jenazah Teridentifikasi
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad