22 Sekolah di Pekanbaru Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Riau

Mawardi Tombang
Rabu, 27 November 2019 12:00:21
Sekko Pekanbaru M Noer bersama para guru yagn sekolahnya meraih penghargaan Adiwiyata.jpeg

Pekanbaru - Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru patut berbangga, sebanyak 22 sekolah di Pekanbaru menerima penghargaan bidang lingkungan hidup Sekolah Adiwiyata oleh Gubernur Riau Syamsuar.

Adapun 22 Sekolah yang mendapatkan Adiwiyata terdiri dari tingkat SD sebanyak 16 sekolah, sedangkan tingkat SMP sebanyak 4 sekolah dan tingkat SMA sebanyak 2 sekolah.

Prestasi yang diraih sekolah di Pekanbaru ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara DLHK dengan Dinas Pendidikan untuk pengembangan pendidikan lingkungan hidup dalam mengembangkan program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

Sekdako Pekanbaru, HM Noer MBS, SH, MH M.Si mengatakan raihan yang telah didapat 22 sekolah di Pekanbaru tidak lepas dari kerja keras para kepala sekolah, guru dan murid.

Baca: BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama

"Alhamdullilah, raihan yang kami dapat ini buah kerja keras seluruh kepala sekolah untuk terus mengembangkan program Adiwiyata. Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan selamat, semoga perjuangan mengelola lingkungan terus berlanjut di sekolah yang ada di Pekanbaru," kata Mohd Noer MBS, Rabu (26/11/2019).

Ditambahkan Sekda , Sekolah Adiwiyata yang telah mendapatkan penghargaan tingkat provinsi terus berkomitmen melakukan pengelolaan lingkungan di sekolah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, indah dan asri.

"Tidak hanya itu saja, kami berharap Sekolah Adiwiyata ini bisa juga membentuk generasi muda yang berkarakter, generasi masa depan yang berbudaya dan berwawasan lingkungan, generasi smart environtment menuju Kota Pekanbaru smart city yang madani," harapnya.(Kominfo2)

Untuk mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih, sehat, nyaman dan asri menuju Smart City yang madani, sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup dengan konsep Green City, maka program adiwiyata adalah salah satu strategi menuju Kota Pekanbaru sebagai kota “green city”.

Baca: Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman

Bahkan, saat ini sudah banyak sekolah di Pekanbaru baik negeri dan swasta telah melakukan pengelolaan lingkungan hidup dengan baik melalui program adiwiyata, dapat dibayangkan betapa besar kontribusi sekolah dalam keasrian kota Pekanbaru seperti penghijauan, udara yang bersih, pengelolaan sampah yang terkendali, prilaku siswa siswi yang berbudaya lingkungan yang akan ditularkannya kekeluarga masing-masing sebagai bagian dari masyarakat.

Tujuan program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan.

Kegiatan utama program Adiwiyata adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan Sekolah berwawasan lingkungan (adiwiyata) bukan hanya tampilan fisik sekolah yang hijau atau rindang, tetapi wujud sekolah yang memiliki program dan aktivitas pendidikan mengarah kepada kesadaran dan kearifan terhadap lingkungan hidup.

Secara konsep sekolah didorong untuk mampu melahirkan visi bersama menuju sekolah berwawasan dan peduli lingkungan. kim

Terkait
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di K
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat
Lainnya
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
Tim Gabungan Razia Angkutan Barang Besar-Besaran di Pekanbaru: Targetkan ODOL dan Surat Kendaraan
UNRI Kembangkan Peluang Kewirausahaan Bagi Mahasiswa di
Berikut 10 Jenis Sambal Khas Indonesia Bikin Makan Namb
Depan Majlis Taklim, Prabowo Janjika Dalam 100 hari Har
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan