Banyak Sarjana Menganggur, Kemenristek Dikti Dorong Kampus Lakukan Ini

Alwira Fanzary
Rabu, 13 Maret 2019 11:04:49
Kampus Universitas Riau

KANALSUMATERA.com - Menurut data yang ada Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Indonesia jumlahnya mencapai sekira 4.710 lembaga. Dari jumlah itu, sebanyak 3.254 perguruan tinggi ada di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Namun rupanya jumlah PT yang cukup banyak itu dinilai bukanlah angka ideal. Lantaran, banyak sarjana lulusannya yang kini justru masih menganggur. Sebagai perbandingan, Negara Tiongkok dengan penduduk sekira 1,4 miliar jiwa hanya memiliki sebanyak 2.800 PT.

Tingginya jumlah sarjana yang menganggur disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah minimnya pemberdayaan tentang dunia kerja saat masih duduk di bangku kuliah. Sehingga lulusan kampus negeri maupun swasta yang ada tak sesuai dengan apa yang dibutuhkan pasar.

"Tujuan dari proses pendidikan tinggi seperti itu ya, menyiapkan betul-betul lulusannya agar siap bekerja, jangan sampai nanti job marketnya nggak dapet. Jadi tidak malah mencetak pengangguran intelektual," ujar Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristek Dikti, Totok Prasetyo saat menghadiri meresmikan kantor Program Cooperative Education di Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang, Selasa (12/3/2019) seperti yang dilansir dari Sindonews.com.

Menurut Totok, seluruh perguruan tinggi yang ada harus mulai menerapkan program untuk memberikan bekal dengan pembelajaran berdasarkan pengalaman. Program itu berbeda dengan magang pada umumnya, karena pada level tertentu magang tersebut sama persis ketika seseorang tengah bekerja di suatu perusahaan.

Baca: Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Kampar

"Saat ini kita sudah menugaskan 9 Perguruan tinggi untuk melaksakan program ini, termasuk Prasetia Mulya, UI, ITS, Universitas Surya, negeri dan swasta," jelasnya.

Dikatakannya, 9 perguruan tinggi itu dijadikan pilot project yang di kemudian hari bisa saja diperluas ke berbagai kampus lainnya. Dia mencontohkan program Co-Operative Education yang kini diterapkan di Universitas Prasetia Mulya.

"Program ini, kita sangat mendukung. Sekarang di perguruan tinggi sudah diawali di Prasetia Mulya. Betul-betul program untuk memberikan bekal mahasiswa kita. Program ini sudah dilakukan di Universitas Waterloo (Kanda), sudah 60 tahun lebih, mereka sudah pengalaman melaksanakan ini," imbuhnya.

Program Studi (PS) Matematika Bisnis Universitas Prasetiya Mulya bekerja sama dengan Risk Management, Economic Sustainability, and Actuarial Science Development in Indonesia (READI) mengadakan Program Co-Op yang berkolaborasi dengan Kemenristek Dikti.

Co-Op atau Cooperative Education adalah element yang bersinergi dengan kurikulum universitas untuk mahasiswa S1 agar memiliki pengalaman kerja layaknya bekerja di sebuah perusahaan. Proses itu dijalani selama sekira 1 tahun atau 2 semester, sehingga ketika lulus mereka sudah memiliki satu tahun keterampilan di dunia kerja.

Baca: STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2026/2027


"Sedikit demi sedikit budaya Indonesia tentang ini harus berubah. Seluruh pemangku kepentingan program, yakni mahasiswa, universitas, dan industri dapat saling berinteraksi menuju pengalaman kooperatif yang produktif," ucap Maydison Ginting, Kepala Departemen Prodi Matematika Bisnis Universitas Prasetiya Mulya.

Diterangkannya, walau program Co-Op baru berjalan tiga tahun di Indonesia, tetapi sejak tahun 2018 lalu Universitas Prasetiya Mulya telah menfasilitasi dua tahap pertama program kooperatif bagi lebih dari 100 siswa tahun pertama untuk bekerja di ratusan perusahaan.

"Bagi mahasiswa, program ini dapat membuat lebih produktif, memoles CV dan surat pengantar, menguasai teknik komunikasi profesional, mahasiswa dapat menelusuri informasi terkait mitra industri universitas, pembelajaran online, serta ruang wawancara untuk berlatih meningkatkan ketrampilan wawancara," tandasnya. Kso

Terkait
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispora Riau, Program PORDISNAS Dapat Apresiasi
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispora Riau, Program PORDISNAS Dapat Apresiasi
Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa J
Kilang Pertamina Dumai Gelar Workshop Proses Safety Eng
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
Bupati Kepulauan Meranti Lantik Pejabat Baru, Ini Daftarnya..
Bupati Kepulauan Meranti Lantik Pejabat Baru, Ini Daftarnya..
Empat Bapenda Lakukan Penandatanganan MoU Terkait Pajak
Update 23 Maret: Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah 15
Kapal Banawa Terbengkalai, Berikut Klarifikasi Dinas Pa
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Nasional
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Sistem Asrama
Ancam Gembok Dapur MBG Nasional, Mitra Ultimatum BGN Se
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Si
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip