Baznas dan UMRI Berbagi 1.700 Santunan Dhuafa dan Anak Yatim se Riau

Mawardi Tombang
Rabu, 3 April 2024 03:05:13

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dalam rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah, Universitas Muhammadiyah Riau dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau membagikan santunan kepada 1.500 dhuafa dan 200 anak yatim se-Riau.

Pembagian santunan tersebut, dihadiri langsung oleh Pj Gubernur Riau, SF Haryanto, serta jajaran pimpinan dan pengurus PW Muhammadiyah Riau. Pj Gubri memberikan apresiasi kepada pihak UMRI, serta berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi universitas dan masyarakat mampu lainnya di Riau.

"Kita sangat apresiasi, apa yang dilakukan UMRI ini diharapkan bisa membantu kaum dhuafa yang ada di Pekanbaru. Saya juga mengajak Universitas dan masyarakat mampu lainnya untuk melaksanakan hal serupa, agar kaum dhuafa dan anak yatim bisa merayakan lebaran dengan penuh suka cita. Ini adalah momen kita untuk berbagi reski, semoga Allah SWT membalas amal ibadah yang kita laksanakan dengan pahala berlipat ganda," ungkap SF Haryanto kepada media, Selasa (2/04/2024).

Sementara itu Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Saidul Amin mengungkapkan, santunan yang diberikan kepada kaum Dhuafa tersebut selain berasal dari UMRI juga bersumber dari Baznas Riau dan juga dari para donatur. Pihaknya berharap, santunan yang diberikan dapat membantu para kaum Dhuafa dan anak yatim.

Baca: Zulhas Ungkap 3 Kunci Sukses kepada 3.005 Mahasiswa Baru UMRI

Rektor mengatakan pada Ramadan tahun ini pelaksanaan Ramadan di Kampus Umri mengangkat tema 'Ramadan Ceria Mencerahkan Semesta'. Pihaknya berharap kegiatan ini berjalan sukses dan bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan jumlah santunan yang lebih besar dan jumlah dhuafa yang lebih banyak.

“Kita berharap santunan yang diberikan dapat membantu bagi mereka yang mendapatkan. Kita harapkan doa dari kaum Dhuafa dan anak yatim ini, karena doa mereka yang akan diijabah oleh Allah SWT untuk kemajuan Umri kedepannya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan bahwa saat ini jumlah mahasiswa di UMRI sebanyak 11 ribu orang. Mereka berasal dari delapan fakultas yang ada.

Dijelaskan dia, saat ini juga, pihaknya sedang dalam proses pengusulan pendirian Fakultas Kedokteran.

Baca: PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen

“Untuk Fakuktas Kedokteran saat ini sudah mendapatkan rekomendasi, dan hanya tinggal menunggu SK saja. Kami harapkan pada Mei mendatang SK nya sudah turun,” ujarnya.

Pj Gubernur Riau SF Hariyanto juga mengapresiasi Umri yang telah melaksanakan kegiatan penyantunan kepada kaum Dhuafa dan juga anak yatim yang ada. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian sesama.

“Kami harapkan dengan kegiatan ini, Umri bisa lebih maju dan dikenal. Kami juga berharap nantinya lulusan Umri dapat bersaing dibidang mana saja, apalagi pada tahun 2045 kita akan menghadapi Indonesia emas karena itu harus kita siapkan generasi tersebut mulai dari sekarang,” ujarnya.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa tiba, pihak panitia menghadirkan penceramah kondang Ustad Abdul Somad (UAS) menjelang waktu berbuka puasa. Kemudian, acara ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama dan sholat Magrib berjamaah di halaman kampus utama UMRI. ***



Terkait
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masuk
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
YKMNMT: Konflik Lahan di Riau Berawal Dari Konflik Tanah Ulayat
YKMNMT: Konflik Lahan di Riau Berawal Dari Konflik Tanah Ulayat
Selasa Ini, Gugatan Praperadilan Imam Nahrawi dan Dhama
Polisi Bekuk Pembunuh Remaja yang Mayatnya Mengapung di
Kopi Gayo Siap Dipromosikan ke Pasar Swedia
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru