Di Hadapan 700 Penerima Beasiswa BPDP, Syahrul Aidi Ungkap 3 Kapasitas Penting agar Sukses

Mawardi Tombang Saidul Tombang
Jumat, 2 Oktober 2026 08:59:17

KANALSUMATERA.com - KAMPAR — Lebih dari 700 mahasiswa penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Tahun 2026 mengikuti Pelatihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (Bintalfisdis). Kegiatan ini jadi momentum pemantapan kapasitas para penerima beasiswa.


Kegiatan yang dilaksanakan di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Kampar, Kamis (1/10/2026) juga hadir sebagai salah satu pemateri, Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Ma'azat yang menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya dengan memiliki ijazah atau gelar pendidikan, tetapi harus dibarengi kemampuan, karakter, dan kemampuan membangun hubungan sosial.

Syahrul menyebut sedikitnya ada tiga kapasitas yang harus mulai dibangun mahasiswa sejak berada di bangku kuliah, yakni kapasitas intelektual, moral, dan sosial.

“Orang tidak bertanya lagi apa jenjang pendidikan, tapi yang ditanyakan apa yang bisa kita lakukan,” kata Syahrul Aidi.

Baca: Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026

Menurutnya, kapasitas intelektual berkaitan dengan kemampuan berpikir, penguasaan ilmu, serta kemauan untuk terus belajar. Mahasiswa tidak boleh berhenti menambah pengetahuan hanya karena sudah berada di perguruan tinggi.

Ia mengatakan ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai tempat. Tidak hanya dari ruang perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman di lapangan maupun perkembangan teknologi dan ruang digital.

“Ilmu bukan hanya didapatkan di ruang belajar, tapi di lapangan, ruang digital,” ujarnya.

Selain intelektual, Syahrul menekankan pentingnya kapasitas moral. Menurutnya, kecerdasan harus dibarengi dengan kejujuran, etika, adab, dan karakter yang kuat. Kemampuan akademik tanpa integritas dinilai belum cukup untuk menghadapi dunia profesional.

Kapasitas ketiga adalah sosial, yakni kemampuan membangun koneksi dengan lingkungan. Mahasiswa perlu belajar berkomunikasi, bekerja sama, memahami persoalan masyarakat, dan membangun jejaring sejak berada di kampus.

Baca: Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus

“Jadi tiga kapasitas ini harus dibangun dari sekarang sejak dunia kampus,” tegasnya.

Syahrul Aidi juga mengaitkan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dengan masa depan industri perkebunan Indonesia. Berdasarkan pengalamannya melakukan diplomasi parlemen ke berbagai negara, ia mengatakan kelapa sawit Indonesia memiliki posisi penting di pasar internasional.

“Saya Ketua BKSAP, sudah banyak melakukan diplomasi parlemen ke berbagai negara. Dari semua pertemuan itu, saya menemukan bahwa semua negara membutuhkan produk turunan sawit asal Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap mahasiswa penerima Beasiswa SDM Perkebunan BPDP tidak sekadar menyelesaikan pendidikan, tetapi benar-benar mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi perkembangan sektor perkebunan dan Indonesia secara lebih luas.

Syahrul Aidi juga mengingatkan bahwa beasiswa yang diterima para mahasiswa merupakan kesempatan sekaligus amanah. Mereka diminta memanfaatkan proses pendidikan dan pembinaan untuk menempa kemampuan, mental, kedisiplinan, serta karakter.

Baca: BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama

“Beasiswa bukan hanya tentang kesempatan memperoleh pendidikan. Di dalamnya juga terdapat amanah untuk menempa diri menjadi generasi yang berilmu, bermental kuat, disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Datuk Tabano, Eka Suma Hamid, turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan mahasiswa agar bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa BPDP yang diperebutkan oleh banyak calon penerima.

“Bersyukurlah adek-adek sekalian karena yang memperebutkan beasiswa BPDP ini ribuan. Dan termasuk orang yang beruntung yang mendapatkan beasiswa ini. Untuk itu maksimalkan dengan baik kesempatan ini,” ujarnya.

Eka berharap para mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pelatihan tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

“Bagaimana menjalankan kuliah dengan baik, saya yakin perjuangan ananda sekalian tidak habis di sini. Kita berharap ke depannya dapat meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita,” katanya.

Baca: Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman

Ia juga berharap Pelatihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin tersebut dapat menjadi pondasi bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin Indonesia di masa mendatang.

Para peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan BPDP Tahun 2026, yakni Politeknik Kampar, Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Universitas Pasir Pengaraian (UPP), dan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan (ITPP).

Melalui kegiatan tersebut, para penerima beasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga mental yang kuat, kedisiplinan, integritas, serta kemampuan sosial sebagai bekal memasuki dunia profesional dan berkontribusi bagi sektor perkebunan Indonesia.



Terkait
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Ak
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 0
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecam
Lainnya
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau dan Dorong Anggaran Afirmatif
Rapat Pansus Daerah Kepulauan, Hendry Munief Soroti Pesisir Riau dan Dorong Anggaran Afirmatif
TK Aisyiyah Bustanul Athfal Dekalarasi Pencegahan dan P
Muflihun Targetkan Tujuh Kecamatan Zero Stunting Dalam
Dukung Olahraga Balap di Kampar, Bupati Kampar Gratiska
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Ini Susunan Barunya
Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Ini Susunan Barunya
APMI Siapkan Pemimpin Muda, Dorong Inovasi dan Kepeduli
Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Be
Hukum
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Di
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanga
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar