UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian
KANALSUMATERA.com - MALANG – Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas jejaring kerja sama internasional dengan Timor-Leste. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di negara tetangga tersebut. Senin (05/10/2026).
Kerja sama UB dengan Timor-Leste menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperluas kolaborasi akademik lintas negara. Hubungan tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan pendidikan, tetapi juga membuka peluang kerja sama di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Sebelumnya, UB juga memperkuat hubungan akademik dengan institusi pendidikan di Timor-Leste melalui berbagai program kolaborasi. Salah satunya kerja sama dengan Institute of Business (IOB) Timor-Leste yang mencakup pertukaran dosen dan tenaga kependidikan, riset bersama, serta pengembangan program Double Degree.
Baca: SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
Kolaborasi tersebut menunjukkan upaya UB membangun hubungan pendidikan yang lebih luas dengan Timor-Leste. Program Double Degree yang disiapkan bersama IOB antara lain melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Komputer UB.
Rektor UB Widodo menilai kerja sama pendidikan dengan Timor-Leste memiliki nilai strategis karena dapat menjadi jembatan penguatan hubungan kedua negara.
Baca: UPT SDN 012 Rantau Kasih Direvitalisasi, Siswa Tak Lagi Tempuh 30 Km
“Today we are not just signing a document but also strengthening ties between two nations through collaboration that benefits both sides,” kata Widodo dalam agenda kerja sama UB dengan IOB Timor-Leste.
Selain kerja sama kelembagaan, UB juga memiliki perhatian terhadap peningkatan kapasitas masyarakat Timor-Leste. Dalam kunjungan dan agenda kerja sama sebelumnya, pengembangan sektor pertanian, ketahanan pangan, pendidikan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan.
Wakil Perdana Menteri Timor-Leste juga pernah membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan UB, terutama dalam peningkatan kapasitas petani, pengembangan komoditas kopi, penguatan sektor pangan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Baca: Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Penguatan hubungan tersebut memperlihatkan posisi perguruan tinggi sebagai salah satu instrumen diplomasi pendidikan Indonesia. Melalui pertukaran pengetahuan, riset bersama, mobilitas mahasiswa dan dosen, hingga program pendidikan lintas negara, kerja sama diharapkan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
UB sendiri terus mendorong penguatan jaringan internasional melalui program mobilitas mahasiswa, beasiswa, kolaborasi penelitian dan pengembangan program akademik. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan reputasi UB di tingkat global.
Baca: Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru dan Pilihan Siswa Dipertanyakan
Ke depan, kerja sama dengan Timor-Leste diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi berkembang menjadi program konkret yang memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan sumber daya manusia.
Dengan kedekatan historis dan geografis Indonesia-Timor-Leste, penguatan kerja sama pendidikan tinggi dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kemitraan strategis jangka panjang. (SM)
