Zulhas Ungkap 3 Kunci Sukses kepada 3.005 Mahasiswa Baru UMRI

Kanama
Rabu, 16 September 2026 11:21:21

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas memberikan motivasi kepada 3.005 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Pekanbaru, Rabu (16/09/2026).

Dalam kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang berlangsung di Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Zulhas membagikan tiga hal yang menurutnya penting dimiliki mahasiswa untuk menghadapi dunia perkuliahan dan kehidupan setelah lulus.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Dalam kesempatan itu, Zulhas mengajak mahasiswa baru untuk tidak takut menghadapi persaingan dan berani mengambil kesempatan.

Baca: Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan IPK 3,94

Pesan tersebut disampaikan setelah Zulhas sempat meminta lima mahasiswa maju ke depan panggung. Setelah beberapa kali diajak, akhirnya lima mahasiswa bernama Helmi, Rizki, Ivan, Wina, dan Pasya berani tampil.

Zulhas kemudian memberikan hadiah berupa iPad kepada kelima mahasiswa tersebut sebagai penunjang kegiatan belajar.

Baca: Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan

"Hidup ini cuma 1 kali dan hidup intinya adalah persaingan. Lahir bersaing, besar bersaing dan dimanapun bersaing karena kompetisi itulah sejatinya hidup dan harus berani," kata Zulhas.

Menurut Zulhas, keberanian menjadi salah satu modal penting bagi seseorang untuk mencapai posisi yang diinginkan. Ia mencontohkan sejumlah profesi dan jabatan yang membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan.

"Untuk jadi Menko Pangan, Gubernur seperti Pak SF Hariyanto atau Rektor syaratnya pertama harus berani. Adik-adik mahasiswa boleh hebat, pinter apapun kalau tidak berani selesai," kata Zulhas.

Baca: Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosialisasi bagi Lansia

Tiga Kunci Sukses Menurut Zulhas

Zulhas kemudian menyampaikan tiga hal yang perlu diperhatikan mahasiswa baru UMRI.

Baca: Hendry Munief Dukung Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Jawab Kebutuhan Industri Riau

Pertama, berani. Mahasiswa diminta tidak ragu mengambil langkah dan tampil ketika memiliki kesempatan. Menurut Zulhas, kemampuan akademik saja tidak cukup jika tidak disertai keberanian.

Kedua, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mahasiswa didorong untuk memperluas pengetahuan dan tidak sekadar mengikuti pilihan atau tindakan orang lain.

"Nomor 2 kalau mau sukses harus mau tahunya banyak, keingintahuannya tinggi. Jangan ikut-ikutan teman," katanya.

Baca: Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji

Ketiga, berani mengambil peluang. Zulhas meminta mahasiswa yang rata-rata berusia 17-19 tahun mulai melihat berbagai peluang, termasuk kesempatan di bidang usaha.

Ia menilai dunia usaha dapat menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk berperan dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca: Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP

Selain memberikan motivasi, Zulhas juga meminta pihak kampus melakukan seleksi terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Ia meminta UMRI mengusulkan 100 nama mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua mahasiswa.

Kehadiran Zulhas di tengah ribuan mahasiswa baru UMRI tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa agar aktif mengembangkan keberanian, pengetahuan, dan kemampuan melihat peluang sejak awal masa perkuliahan. (SM)



Terkait
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
Lainnya
BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat
BNN Bongkar Persenjataan Bandar Narkoba Kampung Bahari untuk Hadapi Aparat
Pihak SDN 008 Kualu Main Mata dengan Pihak Ketiga Dalam
9 Santri Dayah Kabur Berjalan Kaki 17 Km ke Polres Lhok
Derita Warga Dumai Dikepung Asap Pekat Karhutla Riau
Pendidikan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Pemkot Pekanbaru Bebaskan 59 Ijazah Siswa, Tahap 2 Segera Berjalan
Perkuat Kualitas Pendidikan, UPT SDN 014 Batu Belah Gel
Syahrul Aidi Dorong Riset Kampus Jadi Acuan Utama Dasar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Empat Polisi di Batam Diamankan Terkait Etomidate, Kapo
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik