Dosen dan Mahasiswa Teknik Mesin UIR Sosialisasikan Pengembangan dan Manajemen Pakan Ikan Alternatif

Mawardi Tombang
Kamis, 7 September 2023 20:46:41

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Budidaya perikanan bukan hal baru di Indonesia. Ikan lele yang kita temui di pasar maupun di warung-warung makan pinggir jalan sebagian besar merupakan hasil budidaya perikanan yang dihasilkan oleh para petani yang berada disekitar lokasi tersebut. Namun sayangnya kapasitas produksi yang dihasilkan masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu permasalahannya dan sangat meresahkan para petani lele adalah biaya produksi yang masih relatif besar, khususnya biaya pakan yang setiap terus mengalami peningkatan.

Melihat kondisi tersebut beberapa orang dosen dan mahasiswa dari Prodi Teknik Mesin UIR melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap Kelompok Usaha Budidaya Ikan Berkah untuk membantu memberi solusi terhadap permasalahan yang terjadi. Tim ini diketuai oleh Bapak Jhonni Rahman, Ph.D. yang beranggotakan beberapa orang dosen mahasiswa melakukan kunjungan dan diskusi langsung dengan ketua kelompok Bapak Taufik Hidayat pada bulan awal tahun 2023.

Diskusi tersebut terus berjalan hingga bulan Juli 2023 yang pada saat itu Bapak Jhonni Rahman, Ph.D. mendapatkan dana hibah bantuan dari Kemenristekdikti tahun 2023 skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat untuk merealisasikan ide dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh petani.

“Dengan dilakukannya pengabdian ini diharapkan Kelompok Budidaya Ikan Berkah ini dapat secara mandiri mengembangkan pakan ikan lele secara berkelanjutan sehingga diharapkan dapat menekan biaya operasional untuk pembelian pakan budidaya ikan lele,” kata ketua pelaksana, Bapak Jhonni Rahman, Ph.D.

Baca: Abdul Kasim Desak Pemprov Riau Tuntaskan Status Lahan Sekolah Eks Caltex

Agenda awal yang dilakukan adalah memberikan pemahaman kepada para petani tentang pentingnya melakukan pengembangan pakan alternatif demi keberlangsungan usaha dengan melakukan kegiatan sosialisasi langsung dengan para petani.

Salah seorang tim kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Bapak Dr. Jarod Setiadi, seorang pakar perikanan menjelaskan pakan ikan mengapung memiliki keutungan dimana pakan akan tetap berada diatas permukaan air sampai habis dimakan oleh ikan. Jika pelet terapung ini dilengkapi dengan kandungan nutrisi yang lengkap sesuai dengan kebutuhan perkembangan ikan lele, maka akan dapat mengoptimalkan pertumbuhan ikan.

“Di tempat yang pernah saya kunjungi, saya melihat ikan rucah dan dedak sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan pakan ikan. Kenapa kita tidak mencoba memulainya dari bahan ini mengingat ikan rucah mengandung protein tinggi yang dibutuhkan oleh ikan lele” tuturnya.

Bapak Jhonni Rahman, Ph.D menambahkan, yang terpenting dalam pembuatan pakan ini adalah pemilihan alat/mesin yang tepat. Karena ini akan memudahkan para petani dalam membuat pakan alternatif dengan kualitas yang optimal. Sehingga pemilihan teknologi yang tepat sasaran menjadi suatu keharusan untuk mengembangkan usaha ketingkat yang lebih tinggi.

Baca: Kontingen Jamnas XII Riau Resmi Dilepas, Ketua Kwarda Beri Motivasi kepada Peserta

Pada kegiatan ini Seluruh peserta sangat antusias terlihat dengan aktifnya para peserta dalam sesi diskusi mengenai permasalahan yang sering dihadapi oleh petani ikan.

Bapak Jhonni Rahman, Ph.D juga menjelaskan bahwa kegiatan kolaborasi antar akademisi dengan praktisi pelaku budidaya ikan merupakan suatu kerjasama yang sangat menguntungkan dan memberi dampak positif bagi kedua belah pihak. Para pelaku budidaya ikan mendapatkan pencerahan dan best practice pengembangan pakan ikan serta manajemen pengelolaan yang baik untuk kelanjutan dalam usaha mereka.

Begitu juga halnya para akademisi juga mendapat banyak informasi terkait implementasi teori yang diajarkan dikampus terhadap aktualisasi dilapangan. Sehingga hal ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait teori-teori yang diajarkan. Selain itu dengan adanya kolaborasi ini memberi peluang lahirnya topik penelitian yang tepat sasaran dan langsung dapat digunakan oleh masyarakat.

“Kami, dari Prodi Teknik Mesin UIR akan senantiasa terus menjaga kolaborasi dan kerjasama yang sangat bermanfaat ini dengan para pelaku budidaya ikan. Karena kami yakin bahwa teknik mesin merupakan ilmu yang dapat diimplementasikan diberbagai sektor usaha masyarakat.” tutur Ketua Program Studi Teknik Mesin UIR. ***

Terkait
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD Ingatkan Anggaran Fasilitas Jangan Terganggu
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD Ingatkan Anggaran Fasilitas Jangan Terganggu
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Perjuangkan Pembangunan Daerah, Karmila Sari Bawa Pemka
Lainnya
Mulai 1 Agustus 2026, Instansi Bisa Usulkan Pemberhentian PNS, PPPK, dan P3K Paruh Waktu
Mulai 1 Agustus 2026, Instansi Bisa Usulkan Pemberhentian PNS, PPPK, dan P3K Paruh Waktu
Viral Video Sosok Manusia Misterius Mendadak Muncul Ber
Wow.. 4.000 Butir Ekstasi Dibawa Dari Bengkalis Ditangk
Banyak Kewenangan Aceh Belum Sesuai dengan UUPA dan MoU
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat