Dosen Mogok Mengajar, IKIP Gunungsitoli Lumpuh

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Februari 2019 18:12:38
Mahasiswa protes perluliahan terhenti

KANALSUMATERA.com - Mahasiswa IKIP Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara yang tergabung dalam Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) menggelar aksi protes terhadap Yaperti Nias dan Pimpinan IKIP karena proses perkuliahan terhenti sejak sepekan terakhir, Kamis (28/02/2019).

Aksi protes mahasiswa tersebut seperti dilansirdari Sindonewscom, diwarnai pembakaran ban bekas di pintu masuk kampus sebagai wujud kekesalan mereka terhadap pelayanan di kampus tersebut.

Mereka menuntut haknya dipenuhi oleh pimpinan dan dosen di IKIP Gunungsitoli karena kewajibannya telah dipenuhi berupa uang kuliah senilai Rp.2 juta per semester dan uang pengembangan pertahun.

"Kami mendesak pihak Yaperti Nias dan Pimpinan IKIP gunungsitoli untuk mengaktifkan kembali kampus seperti biasanya," ujar Fery Harefa, Ketua SMPT IKIP Gunungsitoli.

Menurut Fery, aksi mogok dosen tersebut sudah berlangsung sepekan terakhir. "proses perkuliahan dan pelayanan di Kampus IKIP Gunungsitoli sejak seminggu yang lalu akibat dosen mogok kerja," sebutnya.

Baca: SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah


Kata Fery, mogok kerja dosen dan pelayanan terhenti dapat menghambat proses akreditasi di kampus IKIP. "Bila mogok kerja para dosen ini terus-terusan maka jelas menghalangi akreditasi di Kampus IKIP Gunungsitoli," ungkapnya kesal.

Dikatakan, mogok dosen dikarenakan gaji tidak dinaikkan oleh Yaperti Nias. "Kami dengar informasi bahwa para dosen ini menuntut kesejahteraannya berupa kenaikan gaji," pungkasnya. Kso



Terkait
BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama
BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama
PT Musim Mas Salurkan 480 Paket Bantuan Pendidikan, Da
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
Proyek Tol Lingkar Luar Pekanbaru Capai 57,57 Persen, Hutama Karya Optimis Selesai Tepat Waktu
Proyek Tol Lingkar Luar Pekanbaru Capai 57,57 Persen, Hutama Karya Optimis Selesai Tepat Waktu
Seperti Ini Tanggapan Kepsek di Riau Soal PPDB SMA Dipe
Penurunan Jumlah Produksi CPO Kerek Harga TBS Kelapa Sa
DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuanga
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung