Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Perempuan dinilai memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Peran tersebut tidak hanya dimulai dari lingkungan keluarga, tetapi juga dapat berkembang menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau, Adam Syafaat, saat menjadi keynote speaker dalam peluncuran gerakan Green Woman Riau yang digagas Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau, di Gedung DPRD Provinsi Riau, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Adam Syafaat mengapresiasi inisiatif KOPRI PMII Riau yang menghadirkan gerakan Green Woman sebagai wadah untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam menjaga lingkungan.
Baca: Pertamina Dorong Generasi Muda Indonesia Berinovasi dan Kembangkan Wirausaha
Menurut Adam, perempuan mempunyai posisi strategis sebagai penggerak, pelopor, sekaligus penjaga kelestarian alam. Melalui peran dalam keluarga, perempuan dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
"Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan. Dari keluarga, perempuan dapat menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian alam yang kemudian berkembang menjadi kesadaran bersama di tengah masyarakat," ujar Adam.
Baca: Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Ia menilai, gerakan Green Woman Riau bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga mencerminkan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam.
Adam menjelaskan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Prinsip tersebut sejalan dengan pesan Al-Qur'an dalam Surah Al-A'raf ayat 56 yang mengingatkan manusia agar tidak melakukan kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya.
????? ??????????? ??? ????????? ?????? ???????????? ?????????? ??????? ????????? ? ????? ???????? ??????? ??????? ????? ??????????????
Baca: Wisuda Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Kuasai Industri Sawit dan Dunia Kerja
Artinya: "Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (ditata) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat kebaikan."
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Al-Qur'an juga banyak memberikan perhatian terhadap alam dan kehidupan. Oleh karena itu, upaya menjaga lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kepentingan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab keagamaan.
Baca: Asesmen Akreditasi Dimulai, Prodi S1 Kewirausahaan Universitas Pahlawan Evaluasi Mutu Pendidikan
Adam berharap Green Woman Riau dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak perempuan, terutama kalangan generasi muda.
Ia mendorong agar gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui berbagai program dan aksi konkret yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
"Jika kita ingin menyelamatkan lingkungan untuk masa depan, maka libatkan perempuan sejak hari ini. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dimulai dari keluarga, diperkuat oleh komunitas, dan diwujudkan melalui kolaborasi," tutupnya.
Baca: Sekolah Lansia BKMT Kampar Ajarkan Pemanfaatan Lingkungan untuk Lansia Mandiri
Peluncuran Green Woman Riau tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI, perwakilan Polda Riau, Bupati Indragiri Hulu (Inhu), organisasi Cipayung, serta sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau.
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas organisasi dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong perempuan menjadi bagian penting dari gerakan pelestarian alam di Riau. (SM)
