28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri

Kanama
Senin, 14 September 2026 17:19:08

KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Sebanyak 266 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau (FH Unri) akan terjun langsung ke masyarakat melalui program FH Unri Berdampak Tahun 2026. Mereka akan menjalankan pengabdian di 28 desa yang tersebar pada 17 kecamatan di Kabupaten Kampar.

Program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu hukum yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.

Pelepasan mahasiswa FH Unri Berdampak Tahun 2026 berlangsung di Auditorium Kampar, Kampus Universitas Riau, Pekanbaru, Senin (14/09/2026).

Baca: Wisuda Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Kuasai Industri Sawit dan Dunia Kerja

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Riau Rudy Hendra Pakpahan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, jajaran pimpinan Universitas Riau, Dekan Fakultas Hukum Unri, serta sejumlah tamu undangan.

Program FH Unri Berdampak merupakan bentuk kolaborasi antara Fakultas Hukum Universitas Riau, Pemerintah Kabupaten Kampar, dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Riau.

Baca: Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan

Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga ikut memperkuat pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat di tingkat desa.

Kehadiran mahasiswa Fakultas Hukum di 28 desa tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memahami berbagai persoalan hukum yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa juga dapat menjadi jembatan edukasi hukum antara lingkungan akademik dengan masyarakat.

Wakil Bupati Kampar Misharti mengapresiasi pelaksanaan program FH Unri Berdampak Tahun 2026. Menurutnya, pengabdian di desa merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus membangun interaksi langsung dengan masyarakat.

Baca: SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat

Ia menegaskan, ilmu hukum yang diperoleh mahasiswa selama menjalani pendidikan tidak seharusnya hanya berhenti di ruang perkuliahan. Pengetahuan tersebut perlu diimplementasikan sehingga dapat memberikan manfaat dan membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Misharti juga berpesan agar mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat, dan menjalankan seluruh rangkaian pengabdian secara bertanggung jawab.

Baca: Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru

“Jadikan pengabdian ini sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi ilmu dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Dengan keterlibatan 266 mahasiswa di 28 desa, program FH Unri Berdampak 2026 diharapkan dapat memperluas akses edukasi hukum sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kabupaten Kampar. (SM)



Terkait
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggaran Mulai Dikaji
Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200
Semarak HUT Kemerdekaan RI, UPTD SDN 014 Batu Belah Gel
Wawako Pekanbaru Hadiri Edukasi Pencegahan HIV/AIDS ke
Lainnya
Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri
Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri
Walikota Pekanbaru Lakukan Penyemprotan Disinfektan di
Jokowi Resmi Lantik Tujuh Anggota Komisi Yudisial
Banjir Rendam Sebagian Bandar Lampung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Hukum
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Empat Polisi di Batam Diamankan Terkait Etomidate, Kapo
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicerma
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung