Wisuda Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Kuasai Industri Sawit dan Dunia Kerja
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., mendorong lulusan Politeknik Kampar agar mampu memanfaatkan peluang kerja di sektor industri kelapa sawit dengan berbekal keterampilan, kreativitas, integritas, dan kemampuan beradaptasi. Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda ke-15 Politeknik Kampar di Ballroom Hotel Furaya, Pekanbaru, Senin (19/10/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyoroti besarnya potensi industri kelapa sawit di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau yang dapat menjadi peluang bagi lulusan pendidikan vokasi untuk mengembangkan karier sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian.
Menurutnya, potensi perkebunan sawit yang besar harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Para lulusan perguruan tinggi vokasi diharapkan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Baca: Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan IPK 3,94
Ia menilai, sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit masih membuka ruang bagi tenaga kerja terampil, khususnya dalam bidang pengolahan hasil perkebunan, perawatan mesin, serta pengembangan teknologi industri.
“Kalau dahulu orang sering bertanya, sudah punya ijazah apa? Sekarang pertanyaannya berubah menjadi, apa yang bisa kamu lakukan, keterampilan apa yang kamu miliki, dan apa yang bisa kamu hasilkan? Karena itu, jangan pernah berhenti belajar setelah meninggalkan kampus,” tegasnya.
Baca: UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian
Ahmad Yuzar Bagikan Strategi Menghadapi Persaingan Kerja
Bupati Kampar mengingatkan para wisudawan bahwa kelulusan merupakan pencapaian penting, tetapi bukan akhir dari proses belajar. Dunia kerja membutuhkan individu yang mampu menyelesaikan persoalan, menghasilkan inovasi, bekerja secara profesional, dan mengikuti perkembangan zaman.
Ia menyampaikan sejumlah pesan kepada lulusan Politeknik Kampar agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.
Baca: IPN P Dorong Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Pusat, Ratusan Ribu Pegawai Terselamatkan
Pertama, para lulusan harus terus meningkatkan keterampilan dan memperluas wawasan. Kedua, berani mencoba hal baru serta menjadikan pengalaman sebagai sarana pembelajaran. Ketiga, tidak hanya menunggu kesempatan kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang melalui kreativitas dan inovasi.
Keempat, setiap lulusan harus menjaga kejujuran, tanggung jawab, etika, serta nama baik almamater di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Baca: UPT SDN 012 Rantau Kasih Direvitalisasi, Siswa Tak Lagi Tempuh 30 Km
Ahmad Yuzar juga menekankan pentingnya keberanian untuk memulai karier dari bawah. Menurutnya, kesuksesan tidak selalu dimulai dari perusahaan besar atau posisi yang tinggi, melainkan dari kesungguhan dalam bekerja dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
“Ananda tidak harus menunggu menjadi orang hebat untuk memberikan manfaat. Mulailah dengan melakukan hal-hal sederhana secara sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Lulusan Vokasi Diharapkan Berkontribusi bagi Ekonomi Kampar
Baca: Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
Ahmad Yuzar berharap para lulusan Politeknik Kampar dapat menjadi tenaga kerja terampil, inovator, serta generasi produktif yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia juga mendorong lulusan untuk berani berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga berdampak terhadap pembangunan daerah.
Baca: PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Pemerintah Kabupaten Kampar, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar generasi muda memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan perkembangan industri.
Keterkaitan antara pendidikan vokasi dan dunia usaha dinilai penting untuk memastikan lulusan memiliki kemampuan praktis yang dapat diterapkan langsung di tempat kerja.
Politeknik Kampar Wisuda 214 Lulusan
Baca: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Sementara itu, Direktur Politeknik Kampar, Dr. Nina Veronica, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan ucapan selamat kepada 214 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2011, Politeknik Kampar telah melahirkan lebih dari 1.500 lulusan. Perguruan tinggi tersebut mengembangkan pendidikan vokasi dengan fokus pada bidang yang berkaitan dengan industri kelapa sawit.
Baca: Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Program yang dikembangkan di antaranya Diploma III Pengolahan Sawit dan Diploma III Perawatan Mesin. Kedua bidang tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perkebunan dan industri pengolahan.
Politeknik Kampar juga menerima mahasiswa penerima beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang perkebunan.
Baca: Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Ketua Yayasan Datuk Tabano, Eka Sumahamid, S.T., M.Si., turut mengapresiasi kehadiran Bupati Kampar dalam acara wisuda tersebut.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri semakin kuat sehingga mampu menghasilkan lulusan yang inovatif, berintegritas, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Baca: Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
Menutup sambutannya, Ahmad Yuzar kembali mengingatkan para wisudawan agar menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk menghasilkan karya nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Gelar mungkin akan membuat orang mengenal nama saudara, tetapi sikap, karya, dan manfaatlah yang akan membuat orang menghargai saudara,” tutupnya.
Wisuda ke-15 Politeknik Kampar ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya, baik memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha, maupun berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama pada sektor industri kelapa sawit yang menjadi salah satu penopang ekonomi Riau.(SM)
