Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Bahaya Narkoba
KANALSUMATERA.com - TAMBANG – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., mengajak seluruh pelajar di Kabupaten Kampar untuk menjauhi narkoba dan menjadi bagian dari generasi muda yang sehat, berprestasi, serta berkarakter. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan penyuluhan bahaya narkoba di SMP V Tambang, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar tersebut menjadi upaya meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan ancaman peredarannya di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam penyuluhan itu, Misharti menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini agar para pelajar mampu melindungi diri dari pengaruh negatif narkoba. Menurutnya, pengetahuan, penguatan karakter, dan lingkungan pergaulan yang sehat merupakan faktor penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Baca: Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hingga Judi Online
Ia juga mengingatkan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.
“Bahaya narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga lingkungan pergaulan.”
Baca: Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Misharti menegaskan, para pelajar harus memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Rasa ingin tahu, tekanan pergaulan, maupun bujuk rayu pihak yang tidak bertanggung jawab tidak boleh menjadi alasan untuk mempertaruhkan masa depan.
“Generasi muda harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Jangan pernah mempertaruhkan masa depan hanya karena rasa ingin tahu, tekanan pergaulan, atau bujuk rayu pihak yang tidak bertanggung jawab.”
Selain mengingatkan tentang bahaya narkoba, Wakil Bupati Kampar tersebut juga meminta para pelajar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Baca: Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027
Para siswa diharapkan mampu mengenali berbagai risiko, memilih pergaulan yang positif, serta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba.
“Pentingnya kewaspadaan terhadap peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Para pelajar diharapkan mampu mengenali risiko, menjaga pergaulan, serta segera melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.”
Baca: Kualitas Udara Memburuk, Sekolah Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ Dua Hari
Menurutnya, upaya pencegahan narkoba membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, keluarga, sekolah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Dengan sinergi tersebut, lingkungan pendidikan di Kabupaten Kampar diharapkan semakin aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Penyuluhan yang diinisiasi BNK Kampar ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan pelajar, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan kesadaran tentang bahaya narkoba di lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Untuk itu, Perang melawan narkoba harus dimulai dari kesadaran diri, diperkuat oleh keluarga dan sekolah, serta didukung oleh seluruh masyarakat.“
Baca: Di Hadapan 700 Penerima Beasiswa BPDP, Syahrul Aidi Ungkap 3 Kapasitas Penting agar Sukses
Melalui kegiatan edukasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lahir generasi muda yang berani menolak narkoba, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, dan berkontribusi dalam mewujudkan masa depan Kabupaten Kampar yang lebih baik. (SM)
