Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hingga Judi Online
KANALSUMATERA.com - MATARAM – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengajak para pelajar membangun masa depan yang positif melalui kedisiplinan, prestasi akademik, serta pergaulan yang sehat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara bendera di SMAN 8 Mataram, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan, yang menjadi implementasi Program Quick Wins Kapolri untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan.
Dalam amanatnya, Kalingga menegaskan bahwa peran kepolisian tidak sebatas menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Polri juga memiliki kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berprestasi, dan bertanggung jawab.
Baca: IPN P Dorong Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Pusat, Ratusan Ribu Pegawai Terselamatkan
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri ingin hadir sebagai sahabat pelajar, ikut membangun karakter, menanamkan kedisiplinan, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman,” ujar Kalingga di hadapan siswa dan guru SMAN 8 Mataram.
Kapolda NTB Ingatkan Pelajar tentang Keselamatan dan Pergaulan
Baca: Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Selain memberikan motivasi pendidikan, Kapolda NTB turut mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi kalangan pelajar. Ia meminta siswa mematuhi aturan berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak terlibat dalam aksi balap liar.
Kalingga juga menekankan bahwa pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian dari kedisiplinan yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Kesadaran tersebut diharapkan dapat melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Baca: Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Di sisi lain, Kapolda mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat mengganggu pendidikan dan merusak masa depan, seperti perundungan atau bullying, tawuran, keterlibatan dalam geng motor, penyalahgunaan narkoba, hingga perjudian online.
“Adik-adik harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif. Jangan sampai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain menghambat pendidikan dan merusak masa depan,” pesannya.
Baca: Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200 hingga 800
Pelajar Didorong Kembangkan Bakat dan Raih Prestasi
Kapolda NTB juga mendorong para pelajar untuk memanfaatkan masa sekolah dengan kegiatan yang produktif. Siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan bakat melalui olahraga, seni, kegiatan ekstrakurikuler, serta aktivitas positif lainnya.
Ia menilai keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, kerja keras, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat.
Baca: 28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
Karena itu, para siswa diminta berani menetapkan cita-cita, tekun belajar, tetap rendah hati, serta selektif dalam memilih lingkungan pertemanan.
Kegiatan upacara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda NTB. Kehadiran jajaran kepolisian di sekolah diharapkan memperkuat komunikasi antara aparat, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik.
Baca: Kontingen Jamnas XII Riau Resmi Dilepas, Ketua Kwarda Beri Motivasi kepada Peserta
"Kita berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan pelajar semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, disiplin, serta sadar hukum," tutup Irjen Kalingga.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda NTB mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sekaligus memperkuat kesadaran pelajar untuk menjauhi perilaku negatif serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. (SM)
