Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
KANALSUMATERA.com - Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT menegaskan mutu dan kualitas pendidikan menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kampar. Seluruh jajaran pendidikan diminta memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan peserta didik serta mengacu pada standar pendidikan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Yuzar saat menggelar pertemuan bersama Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan se-Kabupaten Kampar di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar, Senin (21/09/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Kampar meminta seluruh unsur pendidikan memahami kebutuhan, kapasitas serta standar yang diperlukan peserta didik. Menurutnya, setiap kebijakan maupun tindakan di bidang pendidikan harus dipertimbangkan secara matang dengan melihat berbagai aspek.
Baca: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Ahmad Yuzar juga mengingatkan agar penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kampar tetap mengacu pada ketentuan dan standar yang ditetapkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
“Apapun tindakan kita harus ada pertimbangan dari berbagai aspek. Tugas kita adalah menjawab berbagai persoalan pendidikan yang ada di daerah,” tegas Ahmad Yuzar.
Baca: Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus
Selain peningkatan mutu, Bupati Kampar menyoroti pemerataan akses pendidikan. Ia menegaskan tidak boleh ada anak di Kabupaten Kampar yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.
Pemerintah daerah bersama seluruh jajaran pendidikan diminta memastikan anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak. Upaya tersebut juga mencakup pencegahan anak putus sekolah maupun anak usia sekolah yang belum mendapatkan pendidikan.
Korwil Diminta Aktif Pantau Kondisi Pendidikan
Baca: Abdul Kasim Desak Pemprov Riau Tuntaskan Status Lahan Sekolah Eks Caltex
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si menambahkan bahwa kondisi pendidikan di setiap wilayah membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan. Menurutnya, penjaminan mutu pendidikan harus didukung pemantauan langsung terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Misharti menyoroti masih adanya kondisi pendidikan di wilayah tertentu yang belum tersampaikan kepada pemerintah daerah, termasuk keberadaan lokal jauh yang belum dilaporkan.
Baca: Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman
“Beberapa kasus terjadi, ada lokal jauh yang tidak dilaporkan. Karena tidak diketahui, maka kebutuhan dan bantuan yang diperlukan juga tidak dapat kita ketahui,” ujar Misharti.
Karena itu, Wakil Bupati meminta seluruh Korwil Pendidikan meningkatkan pengawasan serta memastikan setiap perkembangan pendidikan di wilayah tugas masing-masing dapat terpantau dan dilaporkan.
“Tugas dan tanggung jawab Korwil adalah mengawasi seluruh pergerakan pendidikan di kawasan wilayah yang menjadi tanggung jawabnya,” pintanya.
Baca: Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen Diktisaintek Tekankan Kampus Harus Berdampak
Pengawasan tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran kondisi pendidikan secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, kebutuhan sekolah maupun peserta didik dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prioritas.
Pertemuan bersama Korwil Pendidikan se-Kabupaten Kampar tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar Helmi, SH., MH., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar Zulkifli, serta jajaran Korwil Pendidikan se-Kabupaten Kampar. (SM)
