Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200 hingga 800

Kanama
Rabu, 16 September 2026 08:24:39

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat mengalami perubahan pada pelaksanaan 2026. Jika sebelumnya skor dilaporkan dalam rentang 0 sampai 100, kini hasil TKA menggunakan skala 200 hingga 800. Rabu (16/09/2026).

Perubahan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional.

Berdasarkan pedoman tersebut, hasil TKA jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK nantinya dilaporkan dengan rentang nilai 200 hingga 800. Nilai yang diperoleh peserta juga dicantumkan dengan pembulatan sampai dua angka di belakang koma.

Baca: Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026

"Hasil TKA untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang nilai 200 (dua ratus) sampai dengan 800 (delapan ratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma," seperti dikutip dari aturan tersebut.

Ada Empat Kategori Hasil TKA

Baca: Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus

Setelah memperoleh skor dari setiap mata pelajaran yang diujikan, hasil TKA akan dianalisis untuk menggambarkan capaian kemampuan masing-masing peserta.

Dalam pedoman TKA 2026, terdapat tiga kategori capaian, yakni Baik, Memadai, dan Kurang. Selain itu, tersedia predikat Istimewa bagi peserta yang memenuhi batas skor tertentu.

Untuk peserta SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, predikat Istimewa diberikan kepada peserta yang mendapatkan skor minimal 725,00 pada setiap mata uji.

Baca: Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru dan Pilihan Siswa Dipertanyakan

Namun, angka 725 bukan merupakan skor tertinggi TKA. Batas nilai tersebut digunakan sebagai salah satu ketentuan untuk mendapatkan predikat Istimewa, sedangkan skor yang masih dapat dilaporkan mencapai 800.

Jadwal TKA SMA-SMK 2026

Baca: Kontingen Jamnas XII Riau Resmi Dilepas, Ketua Kwarda Beri Motivasi kepada Peserta

Selain perubahan sistem penilaian, peserta juga perlu mencermati tahapan pelaksanaan TKA 2026. Pendaftaran peserta berlangsung pada 27 Juli hingga 27 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan simulasi pada 21–27 September.

Tahap gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada 5–18 Oktober 2026. Sementara pelaksanaan utama TKA dimulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 dengan pembagian gelombang.

Untuk pelaksanaan susulan, jadwal ditetapkan mulai 16 hingga 29 November 2026. Adapun hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 23 Desember 2026.

Baca: Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat

Siswa Bisa Cek Hasil TKA Secara Mandiri

Ada perubahan lain dalam mekanisme penyampaian hasil TKA 2026. Peserta nantinya dapat melihat hasil TKA secara individu tanpa harus menunggu pengumuman dari pihak sekolah.

Baca: Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen Diktisaintek Tekankan Kampus Harus Berdampak

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati menjelaskan bahwa akses hasil tidak hanya diberikan kepada satuan pendidikan, tetapi juga kepada masing-masing peserta.

"Tidak hanya satuan pendidikan yang bisa mengakses hasil dari semua murid peserta TKA, tapi setiap individu peserta TKA juga dapat melihat hasilnya secara individu masing-masing, sehingga tidak perlu menunggu pengumuman dari kepala sekolah," tutur Rahmawati dalam Webinar Bincang SMA TKA 2026.

Dengan perubahan tersebut, peserta TKA SMA/SMK 2026 perlu memahami bahwa skala nilai yang digunakan tidak lagi sama dengan sistem 0–100. Skor akan berada dalam rentang 200–800 dan dilengkapi kategori capaian kemampuan.

Baca: Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, DPRD Dorong Pemko Pekanbaru Perluas Jangkauan Rute

Perubahan ini menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami siswa, sekolah, dan orang tua menjelang pelaksanaan TKA SMA/SMK 2026. (SM)



Terkait
Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Kampar
Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Kampar
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
Lainnya
Sekda Rohil Buka Bimtek Implementasi Pengawasan dan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Sekda Rohil Buka Bimtek Implementasi Pengawasan dan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Jampidsus Beberkan Sulitnya Penegakan Hukum Kasus Kolus
Tambelan dan Bintan Pesisir Nikmati Listrik 24 Jam Mula
Ratusan Orang Terserang DBB Di Sumsel, Tiga Meninggal D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor, Ada Fahd A Rafiq dan Bos Summarecon
Golkar Respons Fahd A Rafiq Kena OTT KPK, Tunggu Kejela
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung