Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, DPRD Dorong Pemko Pekanbaru Perluas Jangkauan Rute
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi mengoperasikan layanan bus sekolah gratis pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Program yang dijalankan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru ini menjadi upaya pemerintah dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi para pelajar. Kamis (14/07/2026)
Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan layanan bus sekolah gratis tersebut merupakan realisasi program Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu meringankan beban siswa dan orang tua, khususnya dalam memenuhi kebutuhan transportasi menuju dan dari sekolah.
Baca: BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Pada tahap awal, Dishub Pekanbaru mengoperasikan dua unit bus sekolah dengan kapasitas masing-masing 19 penumpang. Armada tersebut melayani pelajar dari tujuh sekolah, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 4, SMP Negeri 5, SMP Negeri 10, SMP Negeri 14, SD Negeri 36, dan SD Negeri 51 Pekanbaru.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Pekanbaru, Erwinsyah, menjelaskan titik awal dan akhir perjalanan bus berada di SMP Madani, Jalan Jenderal Sudirman. Rute layanan melintasi Jalan Harapan Raya, kawasan Kulim, Jalan Hang Tuah, Pasar Lima Puluh, hingga Komplek Sekolah Sultan Syarif Qasim dan Sutomo sebelum kembali ke titik keberangkatan.
Baca: Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekolah dalam Program 'Go To School"
"Para pelajar yang sekolahnya berada di rute tersebut dapat langsung menaiki bus sekolah ini di halte-halte terdekat yang berada di sepanjang jalur perlintasan secara gratis," tutur Erwinsyah memberikan petunjuk teknis operasional di lapangan.
Program ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Putri Varadina. Menurutnya, layanan bus sekolah gratis merupakan langkah positif yang dapat membantu para pelajar, terutama mereka yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi menuju sekolah.
Baca: Witama Cup ke-8 Resmi Digelar: Ajang Kreativitas Siswa Satukan Sport, Seni, dan Teknologi
Meski demikian, Putri berharap Pemko Pekanbaru tidak berhenti pada tahap awal pelaksanaan. Ia menilai penambahan armada dan perluasan cakupan layanan menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak pelajar di berbagai wilayah.
"Mudah-mudahan kapasitasnya bisa bertambah, terutama menjangkau daerah-daerah yang memang membutuhkan karena mungkin Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) tidak memadai atau ukurannya tidak bisa sampai ke sekolah-sekolah yang berada di jalan akses lebih kecil," pungkas Putri. (SM)
