Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus

Mawardi Tombang Amar
Senin, 24 Agustus 2026 06:22:14

KANALSUMATERA.com -

PEKANBARU – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menetapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik pada Senin, 24 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diambil menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru akibat kabut asap.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor 400.3/Disdik.Sekretaris.1/2796/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran Akibat Penurunan Kualitas Udara di Kota Pekanbaru.

Dalam surat yang ditetapkan di Pekanbaru pada 23 Agustus 2026 tersebut disebutkan, berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi PM2.5 pada Minggu (23/8/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Nilai konsentrasi PM2.5 tercatat berkisar antara 170,2 µg/m³ hingga 235,7 µg/m³. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam melindungi kesehatan peserta didik dari paparan kabut asap.

Baca: Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan IPK 3,94

Melalui surat edaran itu, kegiatan pembelajaran pada Senin (24/8/2026) tetap dilaksanakan, namun dilakukan melalui PJJ atau daring dari rumah. Peserta didik tidak perlu datang ke sekolah dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan sekolah lainnya yang mengharuskan kehadiran secara langsung.

Dinas Pendidikan juga meminta satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya di Kota Pekanbaru untuk dapat menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kebijakan tersebut, dengan tetap memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Sekolah diminta melaksanakan pembelajaran daring secara sederhana dan efektif serta tidak membebani peserta didik. Meski dilakukan dari rumah, proses pembelajaran diharapkan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, orang tua atau wali peserta didik diminta memastikan anak tetap berada di dalam rumah. Anak juga diminta tidak bermain maupun melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan kabut asap.

Apabila harus keluar rumah karena keperluan mendesak, peserta didik diingatkan untuk menggunakan masker.

Baca: Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosialisasi bagi Lansia

Pengambilan MBG Dilakukan Orang Tua

Kebijakan PJJ juga berdampak pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Bagi satuan pendidikan yang mendapatkan Program MBG, pihak sekolah diminta menghubungi orang tua atau wali peserta didik untuk mengambil makanan tersebut di sekolah.

"Pengambilan MBG dilakukan oleh orang tua/wali dan tidak diperkenankan dilakukan oleh peserta didik, sehingga MBG tetap dapat diterima dan dikonsumsi oleh peserta didik di rumah."

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menegaskan, pelaksanaan pembelajaran untuk hari-hari berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru.

Baca: SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat

Penyesuaian tersebut akan dilakukan berdasarkan informasi dari BMKG dan instansi terkait.

Surat edaran tersebut ditandatangani Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd, pada 23 Agustus 2026.

Kebijakan ini ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan negeri dan swasta PAUD/TK, SD dan SMP se-Kota Pekanbaru serta orang tua/wali peserta didik.



Terkait
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
Disdikpora Kampar Integrasikan Pendidikan Anti Narkoba
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Gur
Siap-Siap.... Kemenag Alokasikan Rp 1,6 Triliun untuk K
Lainnya
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
Ini Kata PT Hutama Karya Soal Penerangan Lampu Tol Peka
Pemerintah Buka Pintu Masuk Untuk Wisatawan Mancanegara
HIV/AIDS di Kepri Terus Meningkat, Pemprov Mengaku Tak
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind