Harumkan Nama Provinsi Riau di Ajang Olimpiade, Disdik Riau Tambah Uang Pembinaan di 2019
KANALSUMATERA.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau telah memberikan penghargaan dalam bentuk uang pembinaan kepada seluruh pelajar Riau, yang telah berhasil membawa nama harum Provinsi Riau pada ajang Olimpiade Sains maupun olahraga, baik tingkat Nasional maupun Internasional.
Untuk tahun 2018 prestasi pelajar-pelajar Riau dari seluruh kabupaten/kota meningkat hingga 40 persen, bila dibandingkan dengan prestasi pada tahun 2017 lalu.
Untuk itu, Disdik Riau kembali mengingatkan kepada seluruh pelajar yang berprestasi bisa mempertahankan prestasinya. Dan bagi pelajar yang lain bisa meraih prestasi pada tahun 2019 ini.
Kepala Disdik Provinsi Riau, Rudyanto mengatakan, penghargaan dan penyerahan uang pembinaan bagi pelajar berprestasi Riau, sebagai bentuk apresiasi Pemprov Riau melalui Disdik dan setiap tahunnya dianggarkan. Baik untuk tingkat SD, SMP, SMA/SMK sederajat dan SLB.
Baca: Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
"Saya mengapresiasi peningkatan prestasi pelajar-pelajar kita mulai dari SD sampai SMA. Luar biasa mencapai 40 persen prestasi pelajar kita yang mengikuti olimpiade sains, O2SN dan yang lainnya. Dan kita telah memberikan penghargaan termasuk uang pembinaan kepada siswa-siswi yang telah membawa nama harum Riau pada ajang kejuaraan sains dan olahraga," ujar Rudyanto seperti dikutip dari cakaplah.com, Kamis (10/1/2019).
Besaran uang pembinaan yang diberikan beragam. Untuk tingkat internasional peraih medali emas Rp20 juta, perak Rp15 juta, perunggu Rp10 juta. Untuk tingkat Nasional emas Rp6 juta, perak Rp5 juta, dan perunggu Rp4 juta.
Menurut mantan Penjabat Bupati Indragiri Hilir ini, anggaran tersebut telah dianggarkan dalam APBD Riau, dan sesuai dengan Pergub yang telah dibuat sebelumnya. Termasuk dengan DPA yang disiapkan pada tahun 2018.
"Jadi ada sebanyak 19 pelajar yang menerima penghargaan tersebut. Anggaran yang kita siapkan sebesar Rp300 juta. Jadi karena terjadi peningkatan prestasi anggaran tahun 2018 lalu kurang, terutama bagi yang berprestasi tingkat Internasional. Tapi kita sudah masukkan di tahun ini, untuk pelajar yang belum menerimanya, ada sebesar Rp90 juta yang akan diserahkan kepada mereka," ungkap putra tokoh masyarakat Riau, Abdul Kadir Abbas ini.
Baca: Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dorong Penguatan Perlindungan Peserta Didik
Untuk tahun 2019 ini, Rudy berharap, akan ada peningkatan prestasi lagi dari pelajar-pelajar Riau yang mengikuti lomba sains dan O2SN, baik nasional maupun Internasional. Untuk semua jenjang, sekolah bisa memantau pelajar-pelajar yang bisa diandalkan untuk mengikuti lomba tersebut.
"Mulailah lagi memberikan latihan, baik dari jenjang tingkat SD sampai SMA, bisa dijaga prestasi yang sudah ada, dan berprestasi lagi sesuai jenjang anak-anak itu ada punya bakat. Kabuapten/kota bisa dilihat ditingkat mana, jangan sampai hilang prestasi mereka tentu sangat disayangkan. Anak-anak kita itu bisa diberi training lagi, jangan sampai hilang prestasinya, dan kita siap membantu," harapnya. iin
