Ini 10 Negara Tercerdas di Dunia

Alwira Fanzary
Senin, 28 Januari 2019 15:46:56
Pelajar Jepang

KANALSUMATERA.com - Jepang kembali mendapatkan predikat terbaik. Setelah menjadi negara dengan paspor terkuat di dunia yang membuat warganya memiliki kesempatan untuk pergi ke negara mana saja tanpa mengalami kesulitan, kini giliran predikat negara tercerdas yang disematkan kepadanya. Predikat ini diberikan oleh sebuah situs yaitu Vouchercloud.

Situs tersebut menganalisis 25 negara berdasarkan statistik jumlah hadiah Nobel yang diterima, skor IQ rata-rata, dan skor rata-rata pendidikan. Faktor-faktor itu kemudian dikombinasikan untuk melihat kecerdasan generasi masa lalu, sekarang, dan masa depan dari masing-masing negara. Hasilnya, Jepang menempati peringkat pertama yang kemudian diikuti oleh Swiss, China, Amerika Serikat, Belanda, Rusia, Belgia, Inggris, Kanada, Korea Selatan dalam urutan 10 teratas.

Melansir Sora News 24, Senin (28/1/2019), ada banyak hal yang membuat Jepang menjadi negara paling cerdas. Pertama, negara tersebut menempati peringkat kelima untuk keberhasilan pendidikan dan keenam di dunia untuk IQ rata-rata.

Selain itu, baru-baru ini mahasiswa pascasarjana di sana menyelesaikan soal matematika yang tidak bisa dipecahkan selama 2.000 tahun. Kemudian, negeri sakura ini juga telah meraih 26 Nobel.

Baca: PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen

Sebagai perbandingan, China memiliki skor IQ rata-rata terbaik kedua yaitu 105,8, tetapi hadiah Nobel yang diterimanya hanya 9. Sedangkan Amerika Serikat yang berada di posisi pertama dalam faktor hadiah Nobel dengan jumlah kemenangan mencapai 368 kali, skor IQ rata-ratanya tidak begitu bagus karena berada di posisi 28. Kemudian ada Korea Selatan yang berhasil menempati posisi kesepuluh lantaran berada di posisi keempat dalam skor IQ, posisi kedua untuk skor rata-rata pendidikan, serta telah meraih 1 hadiah Nobel.

Sementara itu, Singapura yang memiliki skor IQ rata-rata dan skor rata-rata pendidikan yang lumayan tinggi harus puas berada di urutan terakhir. Besar kemungkinan karena negara termuda dan terkecil itu belum pernah memenangkan hadiah Nobel. Hadiah Nobel memang tampaknya menjadi perhitungan utama oleh Vouchercloud untuk menentukan negara paling cerdas.

Di sisi lain, meskipun mendapat predikat negara paling cerdas, masyarakat Jepang juga diketahui mendapatkan jumlah tidur paling sedikit di dunia. Hal ini tentunya dapat berbahaya bagi kesehatan. Sebab seharusnya setiap orang mendapatkan 8 jam tidur setiap harinya. Kso



Terkait
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Ak
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Gur
Siap-Siap.... Kemenag Alokasikan Rp 1,6 Triliun untuk K
Lainnya
Green Policing Masuk Sekolah, Kapolres Kampar Ajak Siswa Cegah Karhutla
Green Policing Masuk Sekolah, Kapolres Kampar Ajak Siswa Cegah Karhutla
Momen Sumpah Pemuda, PJ Wako Pekanbaru Tetapkan Oktober
Ini Alasan Perekrutan Guru Tak Melewati Jalur CPNS pada
Mewakili Presiden, Gubernur Riau Bagikan 2500 Sertifika
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar