MABIT akan Jadi Mata Pelajaran Tambahan Pelajar di Pekanbaru

Alwira Fanzary
Kamis, 3 Januari 2019 16:36:00
Ilustrasi MABIT

Kanalsumatera.com - Untuk membentengi siswa-siswi dari kemaksiatan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru akan menggalakkan Kegiatan Malam Bina Iman Taqwa (MABIT) di Sekolah Negeri dan Swasta.

“Dari pada siswa siswi kita keluyuran tidak jelas di malam minggu, jadi sekolah negeri dan swasta di Pekanbaru akan ada mata pelajaran tambahan dengan kegiatan MABIT,” kata Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Kamis (3/1/2019).

Baca: BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama

Mengenai jadwal MABIT, jelas Jamal, siswa mulai masuk pada Sabtu petang dan pulang pada Minggu pagi. Dalam satu rombongan MABIT berjumlah 40 orang. Jadi dilaksanakan bergantian.

“MUI menyambut baik rencana pemantapan kegiatan MABIT ini. Gurunya bukan dari guru sekolah tapi dari ustaz. Tujuan kita secara bertahap 50-60 persen siswa sekolah negeri dan swasta akan ikut MABIT semua. Ini rutin setiap minggu,” ungkapnya.

Masih kata Jamal, akan banyak yang didapat para siswa saat mengikuti MABIT. Salah satunya adalah untuk melatih siswa melaksanakan ibadah bersama-sama dengan teman-temannya dan juga bapak ibu gurunya. Dengan begitu, akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan hati yang menyatu antara siswa dan gurunya.

“Apalagi disana kan juga dilaksanakan salat berjemaah. Insya Allah kegiatan ini akan menumbuhkan keakraban dan terekam sampai bertahun-tahun. Dan masih banyak lagi faedah yang didapatkan dari kegiatan MABIT itu,” pungkasnya.Cko/KSo



Terkait
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru MoU dengan Univers
Perjuangkan Pembangunan Daerah, Karmila Sari Bawa Pemka
Lainnya
Caleg Lulus CPNS di Jambi, Ini Pesan Wabup ke Sekda
Caleg Lulus CPNS di Jambi, Ini Pesan Wabup ke Sekda
Ada Pungutan Liar di Pasar Panam Pekanbaru
Minim Lampu, Pantai di Aceh ini Disinyalir Sering Dijad
Beberapa Ruko Dinilai Ganggu Normalisasi Drainase, Dina
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi