MABIT akan Jadi Mata Pelajaran Tambahan Pelajar di Pekanbaru
Kanalsumatera.com - Untuk membentengi siswa-siswi dari kemaksiatan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru akan menggalakkan Kegiatan Malam Bina Iman Taqwa (MABIT) di Sekolah Negeri dan Swasta.
“Dari pada siswa siswi kita keluyuran tidak jelas di malam minggu, jadi sekolah negeri dan swasta di Pekanbaru akan ada mata pelajaran tambahan dengan kegiatan MABIT,” kata Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Kamis (3/1/2019).
Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Mengenai jadwal MABIT, jelas Jamal, siswa mulai masuk pada Sabtu petang dan pulang pada Minggu pagi. Dalam satu rombongan MABIT berjumlah 40 orang. Jadi dilaksanakan bergantian.
“MUI menyambut baik rencana pemantapan kegiatan MABIT ini. Gurunya bukan dari guru sekolah tapi dari ustaz. Tujuan kita secara bertahap 50-60 persen siswa sekolah negeri dan swasta akan ikut MABIT semua. Ini rutin setiap minggu,” ungkapnya.
Masih kata Jamal, akan banyak yang didapat para siswa saat mengikuti MABIT. Salah satunya adalah untuk melatih siswa melaksanakan ibadah bersama-sama dengan teman-temannya dan juga bapak ibu gurunya. Dengan begitu, akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan hati yang menyatu antara siswa dan gurunya.
“Apalagi disana kan juga dilaksanakan salat berjemaah. Insya Allah kegiatan ini akan menumbuhkan keakraban dan terekam sampai bertahun-tahun. Dan masih banyak lagi faedah yang didapatkan dari kegiatan MABIT itu,” pungkasnya.Cko/KSo
