Mendikbud Kritisi Kuota Akreditasi Sekolah di SNMPTN

Alwira Fanzary
Jumat, 1 Februari 2019 07:39:11
Muhadjir Effendy

KANALSUMATERA.com - Pola pemeringkatan siswa berdasarkan akreditasi sekolah dalam Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dinilai perlu dibenahi, sehingga semua siswa dari semua sekolah mendapat kesempatan yang sama dalam seleksi ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy seperti dilansir Sindonews.com mengatakan, semestinya sistem seleksi di jalur SNMPTN tidak perlu dibatasi dengan kuota. Semua sekolah harusnya berhak mendapat peluang yang sama untuk ikut jalur undangan calon mahasiswa baru tersebut. “Ya, memang semestinya tidak ada kuota. Semua sekolah punya peluang,” katanya di kantor Kemendikbud, Jakarta, kemarin.

Mendikbud menjelaskan sudah ada tim dari Kemendikbud yang akan membahas hal ini dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti). Diharapkan akreditasi sekolah yang saat ini yang menjadi patokan kuota SNMPTN bisa dievaluasi.

Diketahui, berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), siswa yang memenuhi syarat diizinkan untuk mendaftar SNMPTN 2019 ialah dengan akreditasi sekolah. Akreditasi sekolah A kuota siswa yang bisa mendaftar SNMPTN adalah 40% terbaik di sekolahnya, akreditasi B 25%, dan akreditasi C dan lainnya 5% terbaik.

Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang

Mendikbud menjelaskan, sejatinya penerimaan calon mahasiswa baru bisa melalui nilai rapor saja. Hal ini sejalan dengan keinginan Kemendikbud bahwa nilai rapor itu bisa dipermanenkan masuk di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sehingga, lanjutnya, Kemenristek-Dikti pun tidak perlu menunggu pendaftaran sebab bisa mencari calon peserta dengan nilai rapor terbaik di Dapodik. “Jadi nanti Kemenristek-Dikti tidak perlu lagi menunggu pendaftaran. Cukup diakses dari Dapodik siapa yang lulus rangking raportnya,” jelasnya.

Muhadjir menjelaskan, Dapodik juga bisa merekam data prestasi siswa. Bukan hanya prestasi akademik namun juga jalur lain seperti bidang kesenian, olahraga dan juga keterampilan khusus lainnya. Data tersebut pun bisa dengan mudah diakses secara bersih dan transparan. Menurut dia, jalur perekrutan SNMPTN dari prestasi nonakademik pun bisa diambil dari Dapodik tersebut.


Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek-Dikti Ismunandar mengatakan, pihaknya perlu mengoordinasikan lebih lanjut mengenai tanggapan Mendikbud atas kuota berdasarkan akreditasi sekolah tersebut. Dia mengatakan, proses seleksi SNMPTN pun tidak bisa langsung diubah sebab tahapan seleksinya tengah berjalan. “Kami perlu koordinasikan lebih lanjut hal ini. Kita punya waktu untuk tahun depan. Yang sekarang kan sudah jalan,” katanya.

Ismunandar menjelaskan, sistem seleksi pada SNMPTN memang tidak untuk semua siswa. Namun, ada seleksi untuk menjaring siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di jenjang SMA, SMK maupun MA. Para peserta inilah yang layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN. Kso

Terkait
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi
Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa J
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Profil Pangdam Jaya Dudung yang Lantang Siap Lawan FPI
Padang Fair Sepi Pengunjung
Pendaftaran CPNS Daerah Terdampak Bencana Ditutup 19 Fe
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Global
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakamkan di Baqi: Kanwil Sampaikan Duka Mendalam
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukunga
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pendidikan
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Hari Pertama Pelaksanaan TKA di SD 014 Batu Belah Kecamatan Kampar Berjalan Lancar
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R