PDD Kampar Gelar Diskusi dan Nobar Film G30S/PKI

Mawardi Tombang
Selasa, 29 September 2020 13:39:36

KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Pemuda Dewan Dakwah (PDD) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan acara Diskusi dan Nonton Bareng (Nobar) Film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Kegiatan ini merupakan agenda kerja PDD Kampar.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pemuda Dewan Da’wah Kampar, yang juga merupakan Pimpinan Radio RAMA FM Gustika Rahman SPdI, didampingi Ketua Panitia Ahmad Usman, hari selasa (29/09/2020) di Studio Radio RAMA FM, Jalan Dr A Rahman Shaleh, Kecamatan Bangkinang Kota.

Agus menjelaskan, Acara Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI ini akan kita siarkan secara langsung melalui FM 96,3 MHz, Live Streaming : www.ramafmnews.com dan live Facebook : Agus Rama Fmnews. Waktu pelaksanaannya adalah pada besok pagi hari rabu tanggal 30 September 2020, pukul 20.15 WIB (Ba’da Sholat Isya).

Siaran langsung Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI ini kita laksanakan dalam rangka memudahkan masyarakat untuk menyimak dan melihat secara langsung rangkaian kegiatan yang akan kita laksanakan dengan cukup berada di rumah saja, dengan mendengarkan Radio RAMA FM ataupun melihat secara langsung melalui live FB yang telah kita tentukan tadi. Mengingat kita masih dalam wabah Covid-19, jumlah pesertanya kita batasi dan kita mewajibkan untuk mengikuti protocol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Baca: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan

Untuk mematangkan persiapan tersebut, Berbagai persiapan telah kita laksanakan, mulai dari tempatnya, perlengakapan yang dibutuhkan, konsumsi, jumlah pesertanya bahkan Narasumbernya. Yang mana pada kegiatan ini Insya Allah kita menghadirkan 2 orang Narasumber, yakni Bapak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Suhendri SH MH dan Bapak Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus MIpol.

Adapun tujuan kita melaksanakan Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI adalah dalam rangka mewaspadai bahaya laten komunisme dan meningkatkan rasa cinta kita terhadap Tanah Air Indonesia atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mengingat Saat ini Komunis secara partai mungkin sudah tidak ada lagi, tapi ideologinya terus berkembang. Oleh karena itu hal tersebut harus kita waspadai, kita harus tahu akan bahaya laten komunisme di negeri tercinta kita Indonesia.

"Kita berharap dan berdo’a, mudah-mudahan acara yang akan kita gelar nanti bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Sehingga nilai-nilai dari Diskusi dan Nobar ini dapat membangkitkan semangat rasa cinta kita terhadap NKRI dan bahaya laten Komunis bisa kita hindari atau waspadai" pungkas Agus. rls



Terkait
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Guru Masa Kini: Pahlawan Bangsa di Garis Depan Transfor
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
Perjuangkan Pembangunan Daerah, Karmila Sari Bawa Pemka
Lainnya
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah, Penguatan Antikorupsi Dinilai Harus Jadi Agenda Utama
Sulastri Agung Apresiasi Kegiatan Hari Anak Nasional di
Dua Terpidana Rutan Tanjung Gusta Kembali Dituntut 18 T
PLN Putuskan Aliran Listrik ke SMK Negeri 2 Kisaran kar
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi