Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru Masih Dibatasi

Mawardi Tombang
Selasa, 16 Maret 2021 14:32:34

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru-Sejak dua bulan terakhir pada masa pandemi Covid-19, pembelajaran tatap muka telah dijalankan bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas mengatakan, bahwa saat ini pembelajaran tatap muka masih dilakukan terbatas. Tidak semua tinngkatan dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Ada 179 SD Negeri yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kemudian ada 45 SMP Negeri, dan sebanyak 40 lebih sekolah swasta yang terdiri dari tingkat SD dan SMP.

"Untuk tingkat SD masih diberlakukan bagi peserta didik yang duduk di kelas I dan kelas VI," kata Ismardi.

Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang

Sementara itu, untuk tingkat SMP sudah melaksanakan pembelajaran di seluruh kelas, dari kelas VII hingga kelas IX.

Kemudian, Ismardi mengatakan lagi bahwa kelas satu SD ikut masuk tatap muka dikarenakan mereka belum pernah ke sekolah dan supaya kenal dengan sekolah mereka sendiri .

"Kenapa kelas satu SD masuk sekolah, karena mereka belum pernah ke sekolah. Maka sekarang kita perkenalkan sekolah. Kalau untuk SMP kita bagi, masuknya masing-masing dua kali seminggu," jelasnya.

Selain itu, Peserta didik juga melaksanakan pembelajaran tatap muka secara bergantian, skema ini dibuat agar tidak terjadinya penumpukan di sekolah maupun pada ruang kelas.

Terkait
Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Perjuangkan Pembangunan Daerah, Karmila Sari Bawa Pemka
Ingin Kuliah Gratis Sampai Lulus? Begini Cara Daftar KI
Lainnya
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Pidana Mati
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Pidana Mati
Perpres 8/2021 Diteken, Jokowi Dorong Realisasi Kompone
Sriwijaya Air Diduga Hilang Kontak 4 Menit Setelah Lepa
Aniaya Kepala Sekolah, Siswa SMA di Riau jadi Tersangka
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan