Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Ini Daerah Prioritasnya
KANALSUMATERA.com - BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan terpadu di daerah. Usulan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Rapat Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Jumat (22/5/2026).
FGD dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Hadi Prasetyo, Sekretaris Dinas Pendidikan Muthu Saily, Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis, serta Sekretaris Bappeda Syahrudin.
Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau, Direktorat SMA Kemendikdasmen, serta tim ahli pendidikan nasional.
Lima Lokasi Diusulkan, Bengkalis Jadi Prioritas
Baca: Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru dan Pilihan Siswa Dipertanyakan
Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Hadi Prasetyo menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tertanggal 20 Februari 2026 terkait dukungan program Sekolah Nasional Terintegrasi.
”Dalam usulan itu terdapat lima calon lokasi, yakni di Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Mandau dan Pinggir,” jelas Hadi.
Ia menambahkan, dari lima lokasi tersebut, Kecamatan Bengkalis menjadi perhatian utama pihak kementerian. Tim verifikasi dari kementerian bahkan telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
”Untuk Kabupaten Bengkalis sendiri mengambil pola konsolidasi dalam pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi,” tambahnya.
Baca: Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Konsep Sekolah Terpadu Bertaraf Internasional
Sementara itu, perwakilan BPMP Riau, Safwan Mahendra, memaparkan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan konsep pendidikan modern yang menggabungkan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu sistem terpadu.
Menurutnya, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan seluas 20 hingga 32 hektare untuk mendukung kawasan pendidikan tersebut.
”Seluruh jenjang pendidikan nantinya berada dalam satu manajemen yang dipimpin seorang direktur dan membawahi kepala sekolah pada masing-masing jenjang pendidikan,” terang Safwan.
Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi
Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Bengkalis
Program Sekolah Nasional Terintegrasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkalis, sekaligus menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan berstandar nasional hingga internasional.
Melalui FGD ini, Pemkab Bengkalis menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transformasi pendidikan serta menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.
