UPTD BLK Distransnaker Siak Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi
KANALSUMATERA.com - Pemerintah Kabupaten Siak melalui UPTD BLK Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Siak terus berupaya agar masyarakat siap menghadapi persaingan dunia industri dan dunia wirausaha salah satunya melalui program pelatihan keterampilan Dengan Menggunakan Anggaran APBN 2022
Instruktur Pelatihan Joko, SE, MSi mengatakan, program pelatihan sepeda motor konvensional, LAS 2G, Desain Grafis berbasis kompetensi yang dimulai sejak tanggal 19 September 2022 Sampai Dengan 29 Oktober 2022 ini diikuti sebanyak 48 orang dari masyarakat Kabupaten Siak
Tujuan digelarnya pelatihan teknisi sepeda motor institusional oleh Distransnaker Kabupaten Siak adalah agar masyarakat siap menghadapi persaingan dunia industri dan dunia wirausaha.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Siak, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat yang selalu memperhatikan program pelatihan kerja Berbasis Kompetensi agar para pemuda bisa bersaing di dunia industri dan dunia wirausaha serta bisa memegang peranan penting di Negeri Melayu Provinsi Riau khususnya Kabupaten Siak," ujar Joko, SE, MSi
Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyadari bahwa peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu kunci utama dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan. Hal ini termasuk dalam upaya menghadapi AFTA, MEA, Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0
Untuk menghadapi hal tersebut semua negara termasuk indonesia berupaya meningkatkan SDM nya melalui Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi diberbagai Sektor.
"Untuk hal ini perlu adanya kerja sama pemerintah, dunia usaha/dunia industri, asosiasi dan lembaga pendidikan keterampilan baik milik pemerintah maupun milik swasta untuk merumuskan suatu standarisasi kompetensi bersifat nasional berbagai sektor khususnya di bidang otomotif," katanya.
"Para peserta pelatihan ini di bekali bukan kemampuan teknis semata (hard skill) akan tetapi dibekali wawasan industri, etika kerja, motivasi, bekerja dalam team atau biasa sebut dengan soft skill. Setelah itu akan di uji oleh assesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi P2 BBPLK Medan," terangnya.
Baca: Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
Ditambahkannya untuk Mencapai Sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi di Tunjang beberapa Faktor yaitu Faktor Program Pelatihan, Instruktur, Sarana Dan Prasarana. Serta Yang tidak Kalah Pentingnya Pengambil Kebijakan mengenai Anggaran
Salah satu peserta pelatihan yang bernama rio dan irwanto mengatakan, sangat berharap sekali bantuan dari pemerintah dan perusahaan agar mereka diberi bantuan modal usaha atau bantuan mendapatkan pekerjaan, karena dimasa pasca selesainya bencana Covid19 sangat susah sekali untuk mendapatkan pekerjaan.
Disamping kegiatan APBN, kegiatan bersumber Dana APBD Kabupaten Siak dan CSR Perusahaan, UPTD BLK Siak saat ini juga berusaha meraih kegiatan bersumber Dana APBN untuk kegiatan pelatihan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yg dilaksanakan di tempat kerja (perusahaan), kegiatan padat karya dan kegiatan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kementrian ketenaga kerjaan utk tahun 2023, sedangkan dr dana APBD Privinsi Riau BLK Siak telah mengajukan pelatihan berbasis masyarakat lewat aspirasi anggota DPRD propvinsi Riau dapil Siak- Pelalawan tahun 2022, ujar Kepala BLK Siak Abdul Malik.**
