Anak Petani dari Sumut Lulus S2 Universitas Columbia Amerika Serikat

Alwira Fanzary
Rabu, 9 Januari 2019 23:38:33
Usai wisuda

KANALSUMATERA.com - Kisah perjuangan seorang anak dari keluarga petani asal Tanjung Beringin di Sumatera Utara untuk meraih pendidikan S2 di universitas bergengsi di Amerika Serikat merupakan sebuah bukti pencapaian sebuah impian. Robinson Sinurat yang akrab dipanggil Obin berhasil lulus dari universitas prestisius, Columbia, di kota New York, NY.

“Be honest. Be brave. Be willing.” Itulah moto hidup yang selalu ia tanamkan.

Gigih Berjuang Demi Pendidikan

Perjuangan gigih Obin untuk meraih pendidikan pun tidak lepas dari semangat orang tuanya yang adalah petani kopi dan sayur. Sejak kecil Obin yang adalah anak ke-5 dari tujuh bersaudara terpaksa tinggal berjauhan dari orang tua di kota Medan, demi mendapatkan pendidikan yang lebih baik

Baca: Perkuat Kualitas Pendidikan, UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Pengimbasan Bimtek Literasi dan Numerasi

Selama bersekolah pun Obin yang punya keinginan untuk bisa masuk ke sekolah bonafit seperti sekolah swasta berfasilitas lengkap, mengaku selalu terkendala masalah keuangan, mengingat orang tuanya sudah kehabisan biaya setelah menyekolahkan kakak-kakaknya. Namun, Obin percaya bahwa rezeki masing-masing pasti berbeda.

“Ketika di giliran aku mau masuk ke sekolah, contohnya mau masuk SMP, mau masuk SMA, selalu terkendala dengan keuangan. Jadi mereka selalu bilang coba ke negeri dulu aja, kalau masuk negeri keuangan kita bisa mencukupi,” papar Obin saat dihubungi VOA Indonesia belum lama ini.

Selagi duduk di bangku SMP di Medan, ia juga sempat tinggal bersama dan mengurus adik-adiknya yang masih SD. Belajar, memasak, dan mencuci baju menjadi tugas hariannya, hingga akhirnya orang tua Obin memutuskan untuk memindahkan adik-adiknya ke tempat kakaknya di pulau Jawa.

Mengikuti pesan Bapak dan Mamak, begitulah Obin memanggil orang tuanya, ia selalu semangat untuk belajar hingga menjadi juara. Saat kelas 3 SMA, Bapak dan Mamak berpesan kepadanya.

Baca: Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Lima Keluarga di Senapelan

“Kalau kamu enggak masuk negeri kuliahnya, kita enggak sanggup biayain. Jadi kamu harus masuk negeri. Kalau enggak ya belajar lagi setahun lagi,” kenangnya.

Pesan itu menjadi semangat baru baginya untuk berjuang masuk ke universitas negeri. Ia mengikuti ujian SMBPTN dan mendaftar ke Universitas Padjadjaran, Bandung dan Universitas Sriwijaya, Palembang. Awalnya, ia mengira akan berakhir kuliah di Bandung. Namun, akhirnya ia diterima di Universitas Sriwijaya di Palembang, jurusan Fisika, jurusan yang bukan ia inginkan.

“Menurut aku pribadi bukan masalah apa pun jurusannya, tapi pola pikirnya, mindset kita itu gimana ketika kita kuliah, jauh dari orang tua juga. Jadi OK ambil ajalah, yang pasti masuk perguruan tinggi negeri, orang tua sanggup membayar,” kata pria kelahiran tahun 1990 ini. Ozo/Kso



Terkait
Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman
Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Lainnya
Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ini Perannya
Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ini Perannya
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Baznas Siak Salurkan Zakat konsumtif kepada 106 Mustahi
Peringatan Waisak Nasional yang ke 2563  Dipusatkan di
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket