Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen

Kanama
Senin, 31 Agustus 2026 08:04:31

KANALSUMATERA.com - MATARAM – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai memberlakukan sistem absensi daring bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu pada 1 September 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya memperketat disiplin pegawai sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja aparatur.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono mengatakan, sistem absensi online digunakan untuk memastikan pegawai memenuhi kewajiban kehadiran dan jam kerja yang telah ditetapkan.

Baca: Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan

"Absensi online sebagai bagian pengawasan dan dapat memastikan pegawai hadir dan mematuhi jam kerja sesuai ketentuan yang berlaku," katanya di Mataram, Minggu (30/08/2026).

Sanksi Potong Gaji PPPK hingga 2 Persen

Baca: UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian

Penerapan absensi daring tersebut juga berkaitan dengan mekanisme pemberian sanksi bagi PPPK yang terlambat maupun tidak melakukan absensi.

Pemkot Mataram telah mencantumkan ketentuan mengenai pemotongan gaji dalam kontrak kerja PPPK, baik pegawai penuh waktu maupun PPPK Paruh Waktu.

Berdasarkan ketentuan tersebut, potongan gaji dapat dikenakan hingga 2 persen per hari akibat ketidakhadiran atau keterlambatan.

Baca: Di Hadapan 700 Penerima Beasiswa BPDP, Syahrul Aidi Ungkap 3 Kapasitas Penting agar Sukses

Mekanisme pemotongan telah terintegrasi dengan sistem sehingga hasilnya selanjutnya direkap oleh bagian administrasi pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Sistem pemotongan, sudah jelas, tertulis jelas di kontrak mereka dengan besaran potongan dua persen," katanya.

Baca: Nyata dan Berdampak! Workshop Nasional Gerakan Pramuka Scouting Impact Summit Resmi Dibuka

Sistem Absensi Masih Dievaluasi

Di sisi lain, BKPSDM Kota Mataram masih melakukan perbaikan terhadap sejumlah kendala teknis yang muncul dalam penerapan aplikasi absensi.

Gangguan tersebut terutama berkaitan dengan proses login dan kompatibilitas perangkat yang digunakan pegawai. BKPSDM bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram untuk memastikan sistem dapat berjalan dengan baik.

Baca: Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan

"Sambil berjalan terus kami evaluasi, terutama untuk gangguan sistem, tetapi kebijakan itu tetap akan diberlakukan secara menyeluruh per 1 September," katanya.

Pegawai PPPK juga diminta mempersiapkan perangkat yang mendukung aplikasi absensi. BKPSDM menyebut beberapa perangkat atau sistem operasi masih mengalami kendala teknis.

Baca: Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi

"Untuk itu pegawai kami sarankan untuk menyiapkan perangkat berbasis Android agar proses absensi berjalan lancar," katanya.

Dengan penerapan sistem tersebut, kedisiplinan kehadiran PPPK dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Mataram akan dipantau secara lebih terukur. Ketentuan mengenai konsekuensi finansial juga menjadi bagian dari pelaksanaan kontrak kerja masing-masing pegawai. (SM)



Terkait
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus
Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh pada 24 Agustus
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
Kilang Pertamina Dumai Gelar Workshop Proses Safety Eng
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Korban Jiwa Gempa Turki Bertambah 20 Ribu Orang
Bapenda Pekanbaru Rilis Aplikasi Smart PBB, Bayar Pajak
Anggota Bawaslu Diputus Melanggar Etik Soal Reuni 212
KPU Bakal Gelar Penyampaian Visi Misi Capres dan Cawapr
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat