Bupati Meranti Bermimpi Punya 5.000 Sarjana, 500 Master dan 200 Doktor Melalui 'Meranti Cerdas'
KANALSUMATERA.com - MERANTI - Di hadapan ratusan pelajar, Kepsek, dan guru, Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil menyampaikan program Meranti Cerdas. Dia menargetkan Kepulauan Meranti bakal punya 5.000 sarjana, 500 master dan 200 doktor.
Kegiatan itu dikemas dalam bentuk jalan sehat santai serta tanya jawab pada Ahad, Ahad (9/1/2022), di halaman kantor bupati Jalan Dorak Selatpanjang. Bupati Adil menawarkan kepada pelajar bantuan beasiswa pendidikan di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar provinsi Riau.
"Semuanya punya kesempatan untuk dapat program ini, tidak memandang dia anak siapa. Pokoknya tidak ada lagi anak Meranti yang tidak bisa melanjutkan kuliah hanya karena tidak punya biaya," terang Adil penuh semangat.
Dia juga menyampaikan berbagai perguruan tinggi yang sudah dan akan melakukan MoU dengan Pemkab Kepulauan Meranti seperti, Universitas Riau, Universitas Sumatera Utara hingga beberapa perguruan tinggi di Pulau Jawa.
Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi
Dalam waktu dekat ini juga akan ada empat kampus lagi yang MoU dengan Pemkab Meranti, yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Ahmad Dahlan.
"Makanya mulai dari sekarang persiapkan diri, belajar yang keras agar bisa masuk ke universitas ternama di Indonesia," motivasi sang bupati.
Selain berbagai jurusan umum, kata Adil, Pemkab Meranti masih membutuhkan ratusan lulusan teknik juga belasan dokter umum.
"Ada porsi untuk 13 jurusan dokter umum. Ayo yang berminat silahkan ikut seleksi, nantinya semua akan ditanggung. Tapi setelah selesai harus pulang dan mengabdi di daerah. Kalau tidak akan didenda 100 kali lipat biaya kuliah yang telah dikeluarkan Pemkab Meranti," tegasnya.
Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispora Riau, Program PORDISNAS Dapat Apresiasi
Kepada para kepsek dan guru, Adil sangat berharap bisa membantu pemerintah daerah dalam membentuk generasi unggul. Sehingga estafet pembangunan Meranti ke depannya dapat berjalan lebih baik.
"Makanya para guru juga harus meningkatkan kemampuan dirinya, upgrade ilmu yang ada. Silahkan lanjutkan kuliah S2 atau bahkan S3, pemerintah kabupaten siap memfasilitasi," ungkapnya lagi.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Rosita, menambahkan urusan pendidikan adalah hal strategis dalam upaya meningkatkan SDM yang bermuara pada pengentasan kemiskinan. Walaupun pendidikan SMA sederajat adalah urusan pemerintah provinsi, namun tidak berarti Pemkab Kepulauan Meranti langsung lepas tangan.
"Apalagi adek-adek ini adalah ujung tombak Meranti ke depannya. Oleh karena itu melalui visi misi bupati lewat program Meranti Cerdas, siap mencetak 5.000 sarjana, 500 master dan 200 doktor. Ayo gunakan kesempatan ini," ajak Rosita.
Baca: Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
Dia juga mengingatkan bagi siswa SMA yang sebentar lagi akan menamatkan sekolah dan memasuki perguruan tinggi untuk bisa memperhatikan kebutuhan daerah dalam memilih jurusan.
"Kita sedang memetakan kebutuhan tersebut dan akan kita sampaikan ke sekolah-sekolah. Jadi nanti adek-adek bisa tahu jurusan apa yang dibutuhkan. Agar nanti begitu tamat bisa langsung bekerja," sebutnya. (Bom)
