Di Hari Guru, Kyai Mursyid Minta Pemerintah Membuat Aturan Perlindungan Guru dari Jeratan Hukum

Mawardi Tombang
Senin, 25 November 2024 14:37:49
Kyai Mursyid bersama guru PP Khairul Ummah Pekanbaru

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Hari ini para guru berbahagia, dimana seluruh masyarakat Indonesia menetapkan sebagai Hari Guru. Tepatnya peringatan ke-79 tahun.

Salah seorang anggota DPD RI yang berasal dari kalangan pendidik, KH Muhammad Mursyid MPdI merasa hari ini sangat istimewa bagi para guru se-indonesia. Saat dihubungi pada Senin (25/11/2024) pagi usai jadi pembina apel peringatan HUT Guru ke-79 Khairul Ummah 2 Pekanbaru.

"Alhamdulillah, hari ini para guru berbahagia. Sebagai anggota DPD RI saya ucapkan selamat kepada para guru. Walau pun ini hari bahagia, namun masih banyak guru kita yang belum menikmati kebahagiaannya." terang pria yang akrab dipanggil Kyai Mursyid ini.

Dia menjelaskan, alhamdulillah apapun adanya para guru tetap bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, walau sudah banyak guru-guru yang diangkat sebagai ASN PPPK, namun itu belum menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Perlu diingat, guru yang diangkat sebagai ASN PPPK, merupakan guru sekolah negeri. Namun masih ada guru swasta, Pondok Pesantren, Madrasah, Diniyah/MDA, TK yang belum menikmati kebijakan pemerintah tersebut.

Baca: Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijakan PJJ di Tengah Kabut Asap

"Pengangkatan itu belum mampu menjawab semua persoalan. Di luar status, masih banyak persoalan di sekolah yang dihadapi guru. Dua persoalan utama yang mereka hadapi yaitu Kesejahteraan dan persoalan jeratan hukum saat mendisiplinkan anak didik." kata pengasuh Pondok Pesantren Khairul Ummah Riau.

Dia menilai pemerintah harus memberikan aturan yang jelas seperti apa guru dapat mendisiplinkan anak didik. Dan, harus ada regulasi yang jelas perlindungan ketika guru mendisiplinkan muridnya. Jangan sampai guru jadi korban tindakan hukum pihak tertentu.

Sementara tingkat kesejahteraan, kata Kyai Mursyid berdasarkan survei Institute for Democraphic and Poverty Studies (IDEAS) mayoritas guru honorer belum sejahtera. Sekitar 56,5 persen guru mengaku pernah menjual atau menggadaikan barang berharga yang dimilikinya. Di sisi lain 79,8 persen tercatat memiliki utang.

"Melihat segala persoalan ini, merupakan beban baik bagi para Guru terkhusus bagi para praktisi pendidikan yang terjun ke parlemen seperti saya untuk memperjuangkan hak rekan-rekan guru di Senayan. Insya Allah saya akan berusaha maksimal memperjuangkannya melalui jaringan dan kewenangan yang saya miliki." tutupnya.



Terkait
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di K
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2
Lainnya
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
Update Covid-19 Rabu 24 Maret 2021: Bertambah 5.227 Kas
Regulasi Baru Tiket Pesawat Diumumkan Besok
Ribuan Orang Teken Petisi Desak Nike Tarik Sepatu Berla
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan, Kalapas Ikut Diperiksa
Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan, Kalapas Ikut Diperiksa
Modus Investasi Proyek, Polisi Ungkap Kerugian Korban C
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 T
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS