Pendidikan Meranti Menuju yang Terbilang
KANALSUMATERA.com - Sejak dimekarkan menjadi Kabupaten 19 Desember 2009 yang lalu, pertumbuhan pendidikan di Meranti terus berbenah menuju perbaikan.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Meranti, dari sembilan kecamatan yang ada di Meranti, ada 289 sekolah dan jumlah peserta didik mencapai 30.313.
Sebagaimana dituturkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Meranti, Drs H.Nuriman Khair Msi kepada Inforiau, Senin (18/3/2019) di ruang kerjanya.
"Untuk sementara ini, jumlah sekolah di Kepulauan Meranti belum ada tambahan. Masih sekolah yang lama, namun kita terus berbenah dalam segi yang lain, terutama kualitas," ujar H.Nuriman.
Namun demikian, untuk rehab sekolah terus dilakukan. Namun itu semua melalui proses lelang dan diprioritaskan bagi sekolah yang memang membutuhkannya guna meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten yang terkenal sebagai penghasil Sagu tersebut.
Sejauh ini, dari sembilan Kecamatan di Meranti, terdapat 6 Taman Kanak Kanak Negeri (TKK-N). Sedangkan TK swasta berjumlah 62. Sementara Sekolah Dasar (SD) Negeri berjumlah 161 Sekolah. Untuk SD swasta berjumlah 13 Sekolah.
Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Lalu Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri berjumlah 39, sedangkan SMP Swasta 8 Sekolah. Dapat disimpulkan jumlah total satuan pendidikan ada 289 sekolah yang ada di Kabupaten termuda di Riua tersebut.
Adapun jumlah siswa atau anak didik pada Taman Kanak (TK) Negeri 353 siswa. Sedangkan jumlah pada TK Swasta berjumlah 2.407, maka total anak didik di TKK 2.760 siswa. Sedangkan jumlah siswa Sekolah Dasar (SD) totalnya berjumlah 21.523 ribu.
Sedangkan jumlah perserta didik di Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang ada di Meranti baik laki- laki atau perempuan yang ada SMP Negeri dan Swasta berjumlah 30.313 siswa.
Perkembangan pendidikan di Kabupaten Meranti ini disambut baik oleh setiap unsur yang ada di Kabupaten ini. Seperti yang dikatakan oleh Alfian, unsur yang ada di SMP Negeri 1 Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (20/3/2019).
"Kita menyambut baik dunia pendidikan di kota berjuluk sagu terus berkembang. Perbandingan pendidikan terkini dengan sebelumnya sudah cukup baik. Ditambah lagi dengan teknologi jaringan internet, tentunya kualitas pendidikan akan meningkat," ujar Alfian.
Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi
Ia menambahkan, di sekolah tempatnya sekarang, sudah bisa praktek komputer, meski belum maksimal karena belum memiliki labor yang memadai.
"Kami hanya memanfaatkan ruangan yang ada untuk pembelajaran komputer," ujar Alfian.
Selanjutnya, untuk kualitas guru sendiri dinilai sudah cukup memadai, meski beberapa hal dilingkungan sekolah harus dibenahi,
"Menjadi kendala saat ini, sempitnya halaman sekolah kita. Namun sudah kami bicarakan bersama pemerintah daerah. Bupati sanggat merespon dengan baik, dan ingin memfasilitasi kedepanya," terang Alfian.
"Pencapaian pembangunan pendidikan ini diharap berkesinambungan. Untuk sekolah kami ini ada beberapa hal yang tampaknya menjadi kebutuhan. Seperti parkir kendaraan, pos jaga, dan bagaimana sekolah terhindar dari banjir. Ini harapan kita semua untuk memajukan pendidikan, dan kualitas anak-anak didik kita pada masa yang
akan datang," harapnya.
Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispora Riau, Program PORDISNAS Dapat Apresiasi
Adapun bentuk peningkatan mutu pendidikan, Pemkab Kepulauan Meranti terus menggelar berbagai pelatihan bagi Pendidik untuk memenuhi Standar Kompetensi di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) seperti yang dilakukan di Afifa Sport Center, Selatpanjang, Selasa (26/2/2019).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan Nasir, Msi. Selain itu kegiatan juga dihadiri oleh anggota DPR RI Dapil Riau 1 Jon Erizal, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek, perwakilan Kejari Kepulauan Meranti, yang hadir sebagai pemateri dalam Pelatihan.
Selain diikutu ratusan guru, kegiatan juga dihadiri wakil ketua DPRD Riau Sunaryi dan pejabat lainnya di lingkungan Kepulauan Meranti lainnya.
Kegiatan ini mengangkat tema 'Mewujudkan Guru yang Berkompetensi dan Cerdas Dengan Standar Kompetensi'.
Bupati Meranti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan mutu pendidikan. Di Kepulauan Meranti.
Baca: Pasca Kejadian Pembacokan, FORMA KIP-K Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik UIN Suska Riau
"Guru-guru sebagai salah satu unsur yang sangat menentukan dalam kemajuan kita di masa depan," ungkap Irwan.
Ditambahkan Irwan maka untuk meningkatkan kapasitas guru tersebut maka perlu diberikan perhatian dan perlakuan khusus untuk meningkatkan kompetensinya.
"Oleh karenanya kegiatan yang sudah ditaja oleh dinas pendidikan ini adalah kegiatan yang luar biasa," ujarnya. Dirinya berharap kegiatan tersebut bisa diikuti oleh para peserta yang hadir dengan serius.
"Saya berharap para peserta yang berkesempatan hadir dapat bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini," tuturnya.
Nuriman dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh seluruh guru SD dan SMP yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Baca: Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dorong Penguatan Perlindungan Peserta Didik
"Tujuan dari Pelatihan Bagi Pendidik Untuk Memenuhi Standar Kompetensi yaitu kompetensi profesional, kompetensi menulis, kompetensi sosial, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan peningkatan mutu pendidikan guru, agar guru menjadi kompeten dan cerdas secara standar kompetensi," ujar Nuriman.
Dirinya mengatakan sasaran dari kegiatan ini adalah guru SD dan SMP yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan dua hari, dari 26-27 Februari, peserta ada dari kepala Sekolah tapi belum semua, dari Tebingtinggi, Tebingtinggi barat, Rangsang Barat. Nanti (kepala sekolah lainnya) akan kita undang juga," ungkap Nuriman.
Nuriman juga berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Meranti
Seperti diketahui ada lima prinsip pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti. Satu diantaranya tentang Pendidikan.
Baca: SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru MoU dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia
Hal tersebut disampaikan Bupati saat penutupan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Sabtu (16/3/2019).
Hal ini dikatakan Bupati penting menjadi catatan bagi seluruh OPD di lingkungan Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melaksanakan programnya.
Hal pertama yang harus dilakukan dikatakan Bupati adalah menjamin pemenuhan pangan masyarakat.
"Bagaimana membuat rakyat kita perutnya kenyang semuanya, karena kalau perut yang lapar banyak preman, kalau banyak preman kacau nanti daerah kita ini," ujar Bupati.
Kedua dikatakan Irwan adalah menciptakan kesehatan masyarakat.
Baca: Kilang Pertamina Dumai Gelar Workshop Proses Safety Engineering untuk Dosen, Mahasiswa dan Praktisi
"Karena kalau perut kenyang badannya gak sehat penyakitan," ujarnya.
Ketiga dikatakan Irwan adalah peningkatan pendidikan. Keempat adalah bagaimana untuk meningkatkan perekonomian.
"Barulah bagaimana membuat ekonomi pendukduk kita ini baik," ujarnya.
Kelima dan yang terkahir dikatakan Irwan adalah meningkatkan iman dan taqwa. "Jangan lupa iman dan taqwa semakin dikuatkan," ujarnya.
Jika kelima visi besar ini bisa terlaksana maka masalah pembangunan bisa selesai.
Baca: Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Diusulkan untuk Tingkatkan SDM Pesisir Riau
"Saya ingin kita memahami bahwa prinsip pembangunan itu sebetulnya hanya lima itu saja," ujar Bupati Irwan. Adv Pemkab Meranti
