Pimpinan Pesantren Al-Asasiyyah Klarifikasi Salah Satu Pemberitaan, Berencana Ambil Tindakan Hukum

Mawardi Tombang
Selasa, 11 November 2025 14:49:06

KANALSUMATERA.com - Rohil - Pimpinan Pondok Pesantren PPS Al-Asasiyyah Ustadz Ibrahim memberikan klarifikasi tegas atas tudingan miring yang telah diberitakan salah satu media Online pada tanggal 9 November 2025 yang lalu dengan menyebutkan pihak sekolah telah melakukan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS, Program Indonesia Pintar (PIP) serta dana donasi pihak ketiga yang tidak transparan.

Dalam pernyataannya pada Selasa (11/11/2025), Ustdz Ibrahim menyebut tudingan tersebut tidak berdasar dan mencemarkan nama baiknya sebagai Pimpinan Pondok Pesantren PPS AL-Asasiyyah.

"Perlu saya luruskan dan jelaskan bahwa tudingan tersebut sama sekali tidak benar. Saya selaku pimpinan di Pondok Pesantren PPS AL-Asasiyyah, segala keputusan yang saya ambil dalam penggunaan dana BOS itu sudah kita lakukan penggunaannya sesuai dengan ketentuan dan prosedur. Andaikan tidak pastilah sekolah kami tidak akan di berikan lagi bantuan dana BOS dari pemerintah," ujar Ustadz Ibrahim.

Sementara itu, terkait dengan dana PIP yang disebut oleh santri kepada salah satu media Online yang baru-baru ini telah membuat isu miring terhadap dirinya itu ia menegaskan bahwa santri tersebut memang belum pernah mendapatkan dana PIP itu disebabkan santrinya itu masih duduk di bangku kelas 1 dan pihak sekolah masih tahap pengajuan.

Baca: Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah

"Ini perlu saya jelaskan lagi dan jangan hanya menuding seseorang yang belum tau kebenarannya apalagi tidak ada konfirmasi ke saya selaku pimpinan pondok karena ini sudah mencemarkan nama baik saya dan nama baik lembaga, bahwa terkait bantuan dari Lapas itu dan bukan hanya dari Lapas saja tapi setiap ada bantuan dari pemberian donatur untuk anak yang tidak mencukupi kuota seperti bantuan untuk 20 orang anak sementara anak ada 80 orang maka bantuan itu dikumpul terlebih dahulu baru di bagi rata ke semua anak, karena status mereka sama sebagai anak panti begitulah cara pengelolaan adil yang dilakukan pimpinan Pondok untuk kemaslahatan anak," terangnya.

Di tempat terpisah hal senada juga disampaikan KH. Abdul Qaidir Jailani selaku guru senior di Pesantren tersebut, ia sangat menyayangkan adanya pemberitaan sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Sebelum menyebarkan informasi, konfirmasi dilakukan terlebih dahulu kepada pihak sekolah agar pemberitaan itu tidak sepihak dan berimbang.

"Harusnya oknum wartawan tersebut mengedepankan sikap propesional berpedoman dengan Kode Etik Jurnalistik, bukannya konfirmasi yang sampaikan kepada pihak sekolah, oknum wartawan tersebut, malah menyuruh pihak sekolah untuk mengirimkan Lapor adik iparnya. Sementara pihak sekolah mempunyai aturan dan mekanisme yang berlaku dalam pengambilan Lapor. Untuk pengambilan Lapor wali murid harus menandatangani serah terima pemberian Lapor, yah..!!! Wajar saja lapornya di sekolah bukan di tahan tapi di sekolah, kenapa? Karena wali muridnya tidak datang untuk menjemputnya. Tidak mungkin dong kami kirim begitu saja seperti yg di inginkan oknum tersebut. Emangnya ini tempat pengiriman Paket," kata Guru senior KH. Abdul Qaidir Jailani.

"Yang jelasnya sekolah ini swasta, bukan negeri, jadi menurut pihak sekolah oknum wartawan tersebut sudah terlalu jauh mencampuri yang bukan ranahnya, karna itu pihak sekolah dalam waktu dekat akan mengambil langkah tegas untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan oknum tersebut ke pihak Dewan Pers dan atau ke pihak penegak hukum Polsek Bangko atas pemberitaan tidak benar yang dibuat oleh oknum tersebut. Dalam hal ini kami beserta lembaga sangat dirugikan atas pemberitaan tersebut." pungkasnya.



Terkait
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Bel
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masuk
Siap-Siap.... Kemenag Alokasikan Rp 1,6 Triliun untuk K
Lainnya
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat Solidaritas Insan Pers dan Kepedulian Sosial
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat Solidaritas Insan Pers dan Kepedulian Sosial
Hendry Munief Sosialisasikan Empat Pilar di Kalangan Pe
Sah, APBD Perubahan Bengkalis 2021 Rp 3,5 Trilliun
Puluhan Rumah Warga Perum Gaza Desa Kualu Terendam Air,
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh