Polemik KNPI Kampar, Ardo; Abu Nazar Ketua Caretaker Kampar Hari ini

Mawardi Tombang
Kamis, 10 September 2020 12:10:03

KANALSUMATERA.com - BANGKINANG - Simpang siurnya informasi yang menyebutkan bahwa Abu Nazar telah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kampar terjawab sudah.

Sekretaris Caretaker DPD KNPI Riau kubu Noer Fajriyansah, Rahmat Jevary Juniardo dan Abu Nazar serta sejumlah tim yang disebut sebagai caretaker menggelar konferensi pers, Rabu (9/9/2020) sore di Burbaks Cafe, di Jalan Ahmad Yani, Bangkinang.

Anggota tim caretaker Musda DPD KNPI Kampar yang turut mendampingi Ardo, sapaan akrab Rahmat Jevary Juniardo dan Abu Nazar diantaranya Yusroni Tarigan, Yurnalis alias Aliet Panglima Melayu dan Arul Kampai.

Kepada awak media Ardo menyampaikan bahwa konferensi pers ini digelar dalam rangka melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan di media bahwa Abu Nazar telah terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kampar dalam Musda versi Noer Fajriyansah di salah satu kafe di Pekanbaru beberapa hari lalu.

"Tegas saya sampaikan bahwa Abu Nazar tak pernah melaksanakan Musda. Beliau hanya melakukan konsolidasi yang salah diartikan kawan-kawan," tegas Ardo yang juga merupakan mantan Ketua DPD KNPI Kampar periode 2015-2018.

Baca: Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru dan Pilihan Siswa Dipertanyakan

Ia juga membantah pernyataan segelintir pihak bahwa Abu Nazar melaksanakan Musda hanya mencari sensasi.

Namun demikian Ardo menegaskan bahwa Abu Nazar berdaulat kepada KNPI Pimpinan Ketua DPP Noer Fajriyansah yang diklaimnya adalah kepengurusan yang sah dan diakui pemerintah.

"Alhamdulillah SK Menkum HAM sudah ada, dan yang diakui pemerintah karena mempunyai SK Menkum HAM," tegas mantan anggota DPRD Kampar ini.

Kepengurusan DPP KNPI sesuai lampiran Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor : AHU-0000037.AH.01.08.Tahun 2019 tentang Persetujuan Perubahan Badan Hukum Perkumpulan Perkumpulan Komite Nasional Pemuda Indonesia, sudah sangat jelas.

Ketua Umum Noer Fajrieansyah, Sekretaris Jenderal Addin Jauharudin, Bendahara Umum Twedy Noviady Ginting, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Muhammad Rifai Darus SH dan Sekretaris MPI Sirajudin Abdul Wahab SH.

Baca: PT Musim Mas Salurkan 480 Paket Bantuan Pendidikan, Dapat Apresiasi dari Disdik Pelalawan

Ditetapkan di Jakarta tanggal 17 Januari 2019, ditandatangani oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo Rahadian Muzhar SH, LLM, atas nama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, ungkap Ardo.

Ardo juga mengakui bahwa di tingkat pusat Memang terjadi dualisme kepengurusan KNPI. Ia secara pribadi sudah berupaya meredakan gejolak termasuk saat digelarnya Musda DPD KNPI Kampar oleh kubu Haris Pratama beberapa waktu lalu dan dengan hasil terpilihnya Febio Anggriawan alias Anggi sebagai Ketua DPD.

"Saya pribadi berusaha mereda. Tapi apalah daya animo pemuda untuk ber KNPI sangat tinggi.
Mau tak mau saya wajib melaksanakan putusan organisasi untuk memperpanjang tangan sampai di tingkat Kabupaten," kata Ardo.

Dalam kesempatan itu juga Bung Ardo menyampaikan bahwa Abu Nazar telah ditunjuk sebagai ketua Caratecer KNPI Kabupaten untuk melanjutkan estapet kepemimpinannya, Yusroni Tarigan Sebagai Sekretaris, Arul Kampar beserta Yurnalis alit sebagai wakil ketua dan Tim Formatur Musda mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa Musda KNPI Kampar paling lambat akan digelar 1,5 bulan dari sekarang.

Baca: Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Beasiswa LPDP, Lanjut Studi ke National University of Singapore

"Musda akan digelar bulan depan, dan kepemimpinan KNPI hari ini adalah Abu Nazar, SH.I sebagai ketua Caratecer KNPI Kampar melanjutkan kepemimpinan saya sebelumnya". tegas ardo.


Menjawab pertanyaan wartawan, Ardo juga menjelaskan alasan kenapa sekarang kubu Noer Fajriyansah di Kampar baru akan melaksanakan musda. Selama ini ia tak ingin ada kotak-kotak di pemuda. Namun ia ingin meluruskan dan kepada siapa kiblat pengurus pemuda harus jelas.

"Tak ada momentum. Ini mengalir begitu saja. Dari dulu saya ingin jadikan pemuda satu tapi tak bisa. Saya diinginkan menjalankan kepengurusan Noer Fajriyansah ini sampai ke kabupaten," terang Ardo.

Jika nantinya ada penolakan terhadap Musda maka ia yakin akan diselesaikan dengan mekanisme dari dalam.

Sementara itu di tempat yang sama, Abu Nazar membantah bahwa ia mencari sensasi dalam beberapa hari terakhir. "Saya kira tidak. Ini menyangkut pemuda kedepan, generasi muda kedepan," tegasnya.

Baca: Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, DPRD Dorong Pemko Pekanbaru Perluas Jangkauan Rute

"Kita kuatkan barisan DPD, kita siap lanjutkan estafet Bung Ardo. Tak ada tandingan dengan yang lain," tegas Abu Nazar dengan jelas.

Apa yang dilakukannya termasuk konsolidasi dengan sejumlah pengurus kecamatan dan OKP pemuda juga dalam rangka meluruskan sejarah pemuda. Menurutnya, pemuda harus mempunyai idealisme kritis dan peduli.

Ia juga tidak ingin ada istilah abal-abal terhadap kepengurusan yang terpilih nanti. Tak ada istilah kubu-kubuan, tapi yang sah diakui pemerintah adalah KNPI Pimpinan Noer Fajriyansah," tegasnya.

Abu juga siap berkompetisi jika masih ada pemuda yang ingin maju dalam Musda nanti. "Yang penting kita tak menutup kran demokrasi," katanya.

Senada dengan Abu dan Ardo, Aroel Kampai juga menyampaikan bahwa pemuda Kampar perlu meluruskan sejarah. Dualisme KNPI di pusat terjadi pada 2018. Saat munculnya dualisme ini Ardo tidak mau membuat musda.

Baca: Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah Aman, Nyaman dan Penuh Kasih

"Begitu ada yang mendapatkan SK caratekater langsung membuat musda," kata Arul.

***

Terkait
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2026/2027
STIE Bangkinang Gelar Tes Masuk Camaba Gelombang I TA 2026/2027
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Ma
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
Siap-Siap.... Kemenag Alokasikan Rp 1,6 Triliun untuk K
Lainnya
Berikut Laporan Triwulan III yang Disampaikan PJ Bupati Kamsol Kepada Mendagri RI
Berikut Laporan Triwulan III yang Disampaikan PJ Bupati Kamsol Kepada Mendagri RI
Surya Paloh dan AHY Dijadwalkan Bertemu Besok
Peneliti Sastra dan Budaya dari 21 Kampus di Indonesia
Ludahi Pemuja Rahasia, Nurhayati Tewas Mengenaskan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif
Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif
Pemerintah Prancis Tegaskan Zidane Tak Perlu Dipersoalk
Enam Federasi Sepak Bola Arab Solid Dukung Gianni Infan
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu
Semarak HUT Kemerdekaan RI, UPTD SDN 014 Batu Belah Gel
Politik
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ru
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkua
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I