Hindari Tatap Muka, Ini Yang Dilakukan Oleh SDN 024 Tarai Bangun

Mawardi Tombang
Jumat, 18 September 2020 16:01:17

KANALSUMATERA.com - Kampar - Beragam terobosan dilakukan oleh pihak sekolah agar anak didiknya mendapatkan pendidikan yang layak. Bahkan pihak sekolah ada yang tidak melakukan pertemuan tetap wajah dengan orangtua yang mengantarkan tugas.

Misalnya yang diterapkan oleh pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Dikatakan Kepala Sekolah, Zarmalis, SPd, saat ditemui di ruangannya, biasanya ada guru bisa berhadapan langsung dengan orangtua ketika mengantarkan tugas.

Kini sambungnya, program itu tidak lagi dibolehkan. Anak-anak harus belajar lewat Dalam Jaringan (Daring). Sementara belajar luar jaringan (Luring) diganti dengan orangtua datang sendiri mengantarkan tugas.

Selanjutnya, tugas itu diletakkan ke dalam kotak yang telah disediakan oleh wali kelas masing-masing di dalam lokal ," Begitu juga tugas, orangtua juga bisa mengambil tugas yang telah disiapkan guru di kotak berbeda," ucapnya.

Baca: Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Diikuti Utusan Kwarcab Se-Riau

Dengan begitu, tidak ada tatap muka antara guru dengan orangtua murid. Hal ini kita lakukan, sebut Zarmalis lagi, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid 19. Dimana saat ini, grafik kasus Covid 19 kian naik.

Apa lagi sekolah, terangnya, berbatasan dengan ibu kota Provinsi Riau yakni Kota Pekanbaru. Dimana saat ini beberapa wilayah di Pekanbaru telah ditetapkan zona merah. Bahkan, untuk skala desa wilayah Tarai Bangun juga telah ada kasus positif Covid 19. Ton



Terkait
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Lainnya
Waspada! 3 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Picu Lonjakan Gula Darah, Termasuk Minum Kopi
Waspada! 3 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Picu Lonjakan Gula Darah, Termasuk Minum Kopi
Tekan Aksi Balap Liar di Kampar, Satlantas Tilang 49 Pe
Waspadai Penyebaran Virus Corona, Lurah Lembah Damai Pe
Edwin Pratama Dukung Langkah Pemerintah Cabut Izin Peru
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan
Nasional
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Suyudi Turut Mendampingi
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengeraha
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I