Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Diikuti Utusan Kwarcab Se-Riau
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, Drs. H. Irwan, M.Si., secara resmi membuka Kursus Pelatih Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KPD) Tahun 2026, Senin malam (02/11/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Kwarda Riau, Jalan Pramuka Nomor 100, Pekanbaru. Kursus yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 7 November 2026 tersebut diikuti para pembina Pramuka utusan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Provinsi Riau serta sejumlah peserta dari Kwartir Daerah provinsi lain.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan pembina Pramuka yang telah memenuhi persyaratan sebagai Pembina Mahir.
Baca: Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Bahaya Narkoba
Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Riau yang akrab disapa Kak Irwan menegaskan bahwa KPD memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Gerakan Pramuka, khususnya dalam menyiapkan tenaga pelatih yang kompeten.
Menurutnya, keberadaan pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas pembinaan kepramukaan. Sebab, pelatih memiliki tanggung jawab untuk melahirkan pembina-pembina yang mampu mendidik generasi muda secara profesional dan berkarakter.
Baca: Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
"Pelatih adalah jantungnya pembinaan, kualitas pembina yang kita hasilkan sangat ditentukan oleh kualitas pelatihnya. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta KPD mengikuti kursus ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh keikhlasan untuk mengabdi kepada Gerakan Pramuka," ujar Kak Irwan.
Ia juga menyampaikan komitmen Kwarda Riau untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kepramukaan. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan Gerakan Pramuka Riau yang unggul, memiliki karakter kuat, serta mampu bersaing.
Kak Irwan turut mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan mengikuti kursus dengan sebaik-baiknya, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri melalui pembiayaan kemandirian peserta.
Baca: UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian
"Saya yakin kepada kakak-kakak semua, kegiatan ini dilakukan secara mandiri, dengan dana kemandirian yang diberikan, kakak ku akan serius mengikuti kursus sampai selesai," imbuhnya.
Prosesi pembukaan KPD ditandai dengan pemasangan tanda peserta, penancapan kapak, serta penyerahan bendera pataka dari Kepala Pusdiklatda kepada pimpinan kursus.
Baca: Hendry Munief Dukung Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Jawab Kebutuhan Industri Riau
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau yang diwakili Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Helfandi, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menyebut Gerakan Pramuka merupakan mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi generasi muda. Dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepramukaan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepemudaan di Provinsi Riau.
"Kami dari Dispora Riau sangat mendukung penuh kegiatan KPD ini. Pramuka adalah kawah candradimuka bagi pemuda. Kami berharap para pelatih yang dihasilkan dari kursus ini dapat menjadi agen perubahan, mencetak pembina-pembina hebat yang akan membina generasi muda Riau yang berkarakter, tangguh, dan cinta tanah air, sejalan dengan visi Riau sebagai pusat pembinaan kepemudaan," ujar Kabid Pemuda dan Olahraga Dispora Riau.
Baca: Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Helfandi juga menjelaskan bahwa pemerintah sebelumnya telah menganggarkan dukungan untuk kegiatan tersebut. Namun, rencana penganggaran itu harus dibatalkan menyusul kebijakan efisiensi anggaran.
"Kami juga selaku Pemerintah sudah menganggarkan kegiatan ini sebagai kepedulian kami terhadap Gerakan Pramuka tetapi karena adanya efisiensi jadinya dibatalkan, harapannya kedepan kami bisa menganggarkan kegiatan ini lagi, supaya dapat meringankan biaya dari kakak-kakak semua," harapnya.
Baca: Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi, Wamen Diktisaintek Tekankan Kampus Harus Berdampak
Pembukaan KPD tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Kwarda Riau, di antaranya Wakil Ketua Bidang Binawasa, Binamuda, Organikum, Bela Negara, Saka, Sako dan Gugus Darma (Gudar), Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup (Abdimas LH), Sekretaris, Bendahara, serta Kepala Pusdiklatda Riau.
Melalui pelaksanaan KPD ini, Kwarda Riau diharapkan dapat memperkuat ketersediaan tenaga pelatih kepramukaan yang berkualitas. Dengan demikian, proses pembinaan di tingkat gugus depan hingga kwartir dapat berjalan lebih optimal dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan. (SM)
