Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Dua guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Profesor Maila Dinia Husni Rahiem dan Profesor Saiful Mujani masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 berdasarkan dampak sitasi penelitian tahunan. Sabtu (10/10/2026).
Pengakuan tersebut memperkuat kiprah akademisi UIN Jakarta dalam menghasilkan penelitian ilmiah yang mendapat perhatian dan menjadi rujukan komunitas akademik internasional.
Berdasarkan data TOPSCINET, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar ilmuwan berpengaruh dunia selama empat tahun berturut-turut, yakni sejak 2023 hingga 2026.
Baca: UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian
Dalam pemeringkatan tersebut, Maila menempati posisi kedua pada subbidang pendidikan dan posisi ketiga pada bidang ilmu sosial di antara ilmuwan yang berafiliasi dengan institusi Indonesia. Secara global, ia berada di sekitar 1,2 persen teratas peneliti bidang pendidikan.
Guru Besar Pendidikan Anak Usia Dini dan Kesejahteraan Sosial tersebut dikenal melalui penelitian mengenai kehidupan anak, ketahanan menghadapi kesulitan, pengalaman penyintas bencana, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Baca: Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Penelitiannya tidak hanya berfokus pada pengembangan pendidikan, tetapi juga mengkaji persoalan sosial dan upaya meningkatkan keselamatan masyarakat.
Salah satu karya ilmiahnya membahas kerentanan perempuan dalam bencana tsunami Aceh 2004. Penelitian yang ditulis bersama Robin Ersing dari University of South Florida itu diterbitkan dalam International Journal of Disaster Risk Reduction pada 2021.
Studi tersebut menelaah pengalaman 27 penyintas yang masih berusia anak-anak ketika tsunami terjadi. Penelitian ini mengungkap sejumlah faktor yang memengaruhi kerentanan perempuan, termasuk tanggung jawab keluarga, norma sosial, dan pengetahuan mengenai keselamatan.
Baca: Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
Hasil penelitian itu kemudian menjadi rujukan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) dalam materi kampanye Hari Kesadaran Tsunami Sedunia 2023.
Di bidang pendidikan anak usia dini, Maila juga mengembangkan kajian mengenai pemanfaatan teknologi digital melalui artikel Storytelling in Early Childhood Education: Time to Go Digital. Penelitian tersebut menyoroti pentingnya penggunaan teknologi secara tepat untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran.
Baca: Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Selain berkiprah di dunia akademik, Maila menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru.
Saiful Mujani Diakui Lewat Riset Politik dan Opini Publik
Sementara itu, Profesor Saiful Mujani masuk dalam daftar ilmuwan berpengaruh dunia melalui kiprahnya di bidang ilmu politik, opini publik, perilaku pemilih, dan demokratisasi.
Baca: Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat
Guru Besar Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Jakarta tersebut dikenal melalui penelitian berbasis survei untuk memahami hubungan masyarakat, agama, dan perkembangan demokrasi.
Saiful juga mendirikan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 2011. Melalui lembaga tersebut, ia turut mengembangkan riset opini publik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk penelitian mengenai kecenderungan pilihan politik dan dinamika aspirasi masyarakat.
Baca: Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD Ingatkan Anggaran Fasilitas Jangan Terganggu
Kontribusinya tidak terbatas pada penelitian. Di lingkungan kampus, Saiful aktif mengajarkan metode kuantitatif terapan serta membimbing peneliti muda untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan riset ilmiah.
Capaian kedua profesor ini memperlihatkan kontribusi akademisi UIN Jakarta dalam memperluas pengaruh penelitian Indonesia di tingkat internasional.
Jumlah Ilmuwan Indonesia dalam Daftar Global Meningkat
Baca: Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
Berdasarkan data TOPSCINET, terdapat 272 ilmuwan yang berafiliasi dengan institusi di Indonesia dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan 92 ilmuwan pada 2023, sebanyak 150 ilmuwan pada 2024, dan 209 ilmuwan pada 2025.
Daftar ilmuwan tersebut disusun berdasarkan basis data indikator sitasi yang dikembangkan oleh John P. A. Ioannidis dari Stanford University dan dipublikasikan melalui Elsevier Data Repository.
Baca: BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Untuk kategori dampak tahunan pada pemutakhiran 2026, penilaian menggunakan data sitasi selama 2025. Indikator yang digunakan memperhitungkan dampak sitasi dan kepengarangan untuk menggambarkan pengaruh karya ilmiah seorang peneliti.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua guru besar tersebut.
“Capaian ini membanggakan dan patut diapresiasi. Kami berharap prestasi Prof. Maila dan Prof. Saiful menginspirasi sivitas akademika untuk terus menghasilkan riset berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global,” ujarnya.
Baca: Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emban Tugas di Istana Negara
Menurut Rektor, pengakuan internasional tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika UIN Jakarta untuk terus meningkatkan mutu penelitian, memperluas publikasi ilmiah, serta memperkuat pembinaan peneliti muda.
Penelitian mengenai pendidikan anak, keselamatan perempuan, dan demokrasi juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca: Didominasi Jalur Domisili, Jalur Prestasi Minim Peminat pada SPMB SMP Negeri Pekanbaru
Prestasi Maila Dinia Husni Rahiem dan Saiful Mujani sekaligus menambah kontribusi akademisi Indonesia dalam perkembangan ilmu pengetahuan global. (SM)
