Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UPTT) menggelar Gelar Karya Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2026 di Aula Universitas Pahlawan, Kamis (05/11/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa PPG untuk memamerkan berbagai inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk implementasi kompetensi calon guru profesional dalam menghadapi perkembangan teknologi serta tantangan pendidikan di era digital.
Gelar Karya PPG 2026 dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Universitas Pahlawan, Dr. Nurmalina, M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Dekan FKIP Dr. Iis Aprinawati, M.Pd., dosen pembimbing, guru pamong, kepala sekolah mitra, serta mahasiswa PPG.
Baca: Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Koordinator PPG FKIP Universitas Pahlawan, Dr. Yenni Fitra Surya, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Gelar Karya bukan sekadar pameran hasil pembelajaran mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk nyata perubahan kompetensi mahasiswa dari lulusan sarjana menjadi tenaga pendidik profesional.
“Hari ini kita tidak hanya menggelar sebuah pameran. Hari ini kita menyaksikan transformasi. Transformasi dari seorang sarjana menjadi seorang pendidik profesional, serta transformasi dari teori di ruang kelas menjadi aksi nyata di sekolah,” ungkapnya.
Baca: Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan, Rika Gunawan Raih IPK 3,97
Ia menjelaskan, berbagai produk pendidikan yang dipamerkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Sejumlah karya yang ditampilkan meliputi media pembelajaran berbasis teknologi, modul ajar berdiferensiasi, hingga proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Menurut Yenni, perjalanan mahasiswa dalam mengikuti Pendidikan Profesi Guru membutuhkan kesiapan yang menyeluruh. Calon pendidik tidak cukup hanya menguasai materi akademik, tetapi juga harus memiliki kompetensi pedagogik, karakter yang kuat, serta kemampuan mengikuti perubahan zaman.
Baca: Wisuda Politeknik Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Lulusan Kuasai Industri Sawit dan Dunia Kerja
Dalam kesempatan tersebut, Yenni turut menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara, dosen pembimbing, dan guru pamong yang telah memberikan pendampingan selama proses pendidikan berlangsung.
Ia menilai, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan nasional.
Baca: Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027
“Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga harus mampu menginspirasi dan menggerakkan. Karena itu, calon guru profesional harus memiliki kreativitas, inovasi, dan kemampuan menjawab kebutuhan peserta didik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yenni berharap seluruh hasil karya mahasiswa tidak berhenti sebatas produk pameran. Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat diterapkan, dievaluasi, dan dikembangkan secara berkelanjutan ketika para mahasiswa menjalankan tugas sebagai guru di sekolah.
Ia juga mengajak mahasiswa PPG agar menjadikan pengalaman selama mengikuti pendidikan profesi sebagai bekal untuk membangun pembelajaran yang berkualitas sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan pendidikan.
Baca: UB Perkuat Pendidikan Tinggi Timor-Leste, Gandeng Dua Kementerian
Melalui Gelar Karya PPG Tahun 2026, FKIP Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai berharap sinergi antara perguruan tinggi, sekolah mitra, dosen pembimbing, dan guru pamong semakin kuat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan serta melahirkan guru profesional yang inovatif, inspiratif, adaptif terhadap teknologi, dan memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. (SM)
