Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September

Kanama Amar
Rabu, 5 Agustus 2026 21:53:50

KANALSUMATERA.com - BANDUNG – Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat proses pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga pendidik guna mendukung operasional Sekolah Rakyat yang mulai menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini dilakukan agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sesuai jadwal di seluruh sekolah yang telah disiapkan pemerintah. Rabu (05/08/2026).

Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, mengatakan proses rekrutmen tenaga pendidik terus berlangsung dengan target penyelesaian sebelum awal September 2026.

"Kami hari ini sedang berproses rekrutmen guru dan tenaga pendidik. Alhamdulillah, guru itu kami butuh sekitar 3.300 orang. Kemudian tenaga pendidik yang terdiri dari wali asuh dan wali asrama itu kurang lebih 5.000 orang. Baru bisa masuk nanti insyaallah pada 1 September," katanya.

Baca: LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka Penggalang Siap Bersaing

Menurut Robben, kebutuhan tenaga pendidik meningkat seiring bertambahnya jumlah Sekolah Rakyat yang mulai beroperasi pada tahun ajaran baru. Karena itu, pemerintah menyiapkan skema transisi agar proses pembelajaran tetap berjalan meski rekrutmen guru definitif masih berlangsung.

Selama masa transisi tersebut, Kemensos akan melibatkan guru tamu dan tenaga pendidik tamu dari pemerintah daerah untuk memastikan layanan pendidikan kepada para siswa tidak terganggu.

Baca: Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru dan Pilihan Siswa Dipertanyakan

"Kami nanti butuh bantuan Pak Bupati dan Pak Wali Kota untuk bisa dipinjam dahulu sebagai guru tamu dan tenaga pendidik tamu, untuk bisa mengawal anak-anak ini sampai guru dan tenaga pendidik yang aslinya per 1 September," ujarnya.

Selain mempercepat proses rekrutmen, Kemensos juga mengusulkan percepatan pengadaan guru melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kebijakan ini dinilai penting mengingat kebutuhan tenaga pendidik diperkirakan akan terus bertambah seiring pengembangan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda pada tahun-tahun mendatang.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Kemensos akan memperkuat koordinasi dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) agar mekanisme pengadaan guru dapat diselesaikan lebih cepat.

Baca: Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Belajar di Sekolah Rakyat

"Kami mohon izin agar proses pengadaan gurunya melalui PPG bisa dibantu untuk dipercepat. Nanti kami juga akan meminta tolong Pak Deputi beserta para staf khusus untuk mengomunikasikan dan membantu kami bersama-sama di BKN dan KemenPAN-RB," katanya.

Berdasarkan data Kemensos, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara bertahap di 101 Sekolah Rakyat yang telah siap beroperasi.

Baca: Wabup Kampar Terima Tim Verval Kemendikdasmen RI, Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Selama proses MPLS dan matrikulasi, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 207 guru tamu untuk mendukung kegiatan pengenalan sekolah, 2.643 guru tamu pada masa matrikulasi, serta 4.987 tenaga pendidik tamu. Seluruh tenaga tersebut akan bertugas hingga proses rekrutmen guru dan tenaga pendidik definitif selesai dilaksanakan.

Percepatan pemenuhan sumber daya manusia ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh Sekolah Rakyat mampu memberikan layanan pendidikan secara optimal sejak awal tahun ajaran baru, sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. (SM)



Terkait
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emban Tugas di Istana Negara
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emban Tugas di Istana Negara
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
LKP MentariMU Pekanbaru Diresmikan, Buka Program Kejar
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dor
Lainnya
GKSB DPRRI Pertanyakan Sikap Uni Eropa dan AS Pakai Standar Ganda atas Konflik Palestina-Israel
GKSB DPRRI Pertanyakan Sikap Uni Eropa dan AS Pakai Standar Ganda atas Konflik Palestina-Israel
Vakinasi Covid Lansia Berkerumunan, DPRD Pekanbaru Mint
Wanita Ini Kritis, Setelah Iseng Jadikan Jus Buah Sebag
Sepanjang 2018, Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 7,1 M
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung