K3S Gunung Sahilan Ikuti Pelatihan Instrumen Supervisi Mutu Tahun 2020
KANALSUMATERA.com - Gusdar - Jajaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kordinator Wilayah (Korwil) Gunung Sahilan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga ( Disdikpora) Kabupaten Kampar, melaksanakan kegiatan Instrumen Supervisi Mutu Tahun 2020.
Kegiatan itu dilaksanakan di SDN 002 Desa Kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan, pada Senin (02/11/2020). Di mana, mereka yang memberikan materi adalah tim pengawas dari Korwil Dispora Kecamatan Gunung Sahilan, Misnur, SPd.
Dan juga hadir Ketua K3S Gunung Sahilan, Suyanta, 11 sekolah yang ada di wilayah kerja K3S. Atas dilaksanakannya kegiatan itu mendapat apresiasi dari semua Kepsek. Dan mereka juga terlihat apresiasi kegiatan tersebut.
Di sela-sela kegiatan, Misnur, ketika diwawancarai bahwa ini kegiatan Instrumen Supervisi Mutu Tahun 2020. Dia jelaskan lebih jauh, bahwa supervisi mutu adalah proses mengawal upaya peningkatan mutu pada satuan pendidikan oleh LPMP bersama dengan pengawas sekolah.
Kegiatan supervisi ke satuan pendidikan secara Daring merupakan sebuah proses untuk pemetaan mutu berdasarkan kondisi sekolah dan hasil Rapor Mutu.
Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Kegiatan supervisi mutu dengan siklus: Identifikasi atau analisis permasalahan, membuat rekomendasi, melakukan pendampingan implementasi, monitoring evalusi implementasi, dan perubahan mutu.
Tujuan kegiatan Supervisi Mutu adalah melakukan analisis pemetaan mutu, menyusun rekomendasi dan tindak lanjut berdasarkan kondisi di satuan pendidikan dari instrumen keterlaksanaan pembelajaran di masa Covid-19.
Dan juga, pemahaman standar pendidikan pada supervisi mutu pendidikan serta memperoleh informasi dan data pemetaan mutu sebagai akses peningkaan mutu yang secara berkesinambungan dan holistik dari hasil implementasi pemetaan mutu pendidikan.
Dengan harapan hasil analisis dan rekomendasi untuk peningkatan mutu pada satuan Pendidikan sehingga bisa tercapai, " Kita berharap bisa tercapai standar mutu." pungkas Misnur.***
