Mahasiswa STIKES Hang Tuah PBL di Binawidya, Lurah Boy: Wawasan Kesehatan Kami Bertambah
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Hang Tuah Pekanbaru mengutus mahasiswanya dalam kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) selama 1 bulan di Kelurahan Binawidya Pekanbaru. Salah satu kegiatan oleh mahasiswa PBL adalah kegiatan Musyawarag Masyarakat Desa/Kelurahan.
Pelaksanaan kegiatan pada Kamis (30/9/2021) di aula Puskesmas Simpang Baru jalan Kamboja Kecamatan Bina Widya sangat diapresiasi oleh Lurah Binawidya, Syamsurizal SE.
"Kita mengapresiasi dan bangga atas inisiasi adek-adek mahasiswa, atas terlaksananya kegiatan MMD/K hari ini. Setidaknya dapat menambah wawasan kita masalah kesehatan lingkungan, dari tak tidak tahu menjadi tau begitu juga mengenai apa-apa saja persoalan kesehatan di masyarakat, khusus wilayah Bina Widya" ungkap lurah yang akrab di sapa Boy ini.
Kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa/Kelurahan, sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat terutama mengenai masalah kesehatan serta kepedulian kita terhadap lingkungan. Di samping itu kita bisa mengenal lebih mudah masalah kesehatan di tengah masyarakat. Atas nama masyarakat Binawidya, dia mengucapkan terima kasih kepada STIKES Hangtuah Pekanbaru telah mengirim adik-adik mahasiswa
Pada kesempatan yang sama Dr. Hetty Ismainar, SKM, MPH, selaku Dosen pembimbing para mahasiswa mengatakan dia mewakili civitas akademika STIKES Hang Tuah mengucapkan terima kasih telah di terima dan pihak kelurahan mendukung penuh kegiatan Pengalaman Belajar Lapanga (PBL )Mahasiswanya di Kelurahan Bina Widya. kepada Pak Lurah Kepala Puskesmas serta unsur terkait telah menyediakan tempat acara MMD/K, kedepan kita bersinergi lagi ujarnya"
Baca: Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
" Bahwa kegiatan Musyawarah Desa/Kelurahan merupakan pertemuan perwakilan warga beserta tokoh masyarakat, beserta tenaga kesehatan dalam membahas hasil survey kesehatan keluarga dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan di peroleh dari hasil survey. Ada 30 KK menjadi sasaran survei kesehatan keluarga yakni di RW 06 RT 01 dan RT 02 Kelurahan Bina Widya. Masalah kesehatan skala prioritas adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan, cakupan vaksin serta kebiasaan merokok di dalam rumah. Hal ini ditentukan dari menggunakan metode USG ( Urgensi Seriousnees Growth) salah satu metode skoring dalam menentukan urutan prioritas suatu wilayah. Jelasnya'
"Kemudian hasil musyawarah tersebut nantinya Mahasiswa akan melakukan promosi kesehatan kepada warga tidak membuang sampah sembarangan, serta mengedukasi pentingnya Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS ) tambah' wanita lulan S3 UNDIP semarang.
Menurut Salah seorang mahasiswa peserta Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Iqlima Afif Azizah betapa pentingnya kegiatan MMD/K bagi mereka. Dengan kegiatan ini mereka dapat menentukan prioritas masalah kesehatan di tingkat RT dan RW.
"Di samping Pengalaman Belajar Lapangan, kami telah melakukan kerja sama dengan perangkat kelurahan dalam menanggulangi dan mengedukasi masyarakat mengenai masalah- masalah kesehatan di tengah masyarakat." tutur dara lulusan SMA Cendana Pekanbaru. (dw)
