Pondok Pesantren IBS An Nizham Darussalam Resmi Berdiri, Tawarkan Program Tahfiz dan Bisnis

Mawardi Tombang
Minggu, 22 Desember 2019 18:25:44

Gusdar, Inforiau - Provinsi Riau saat ini menjamur pondok pesantren baik tradiosional atau modern. Salah satunya adalah pondok pesantren Integrated Boarding School (IBS) An Nizham Darussalam. Berlokasi di Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar.

Salah satu momen penting itu adalah saat peletakan batu pertama IBS An Nizham Darussalam yang dilaksanakan pada Ahad (22/12/2019). Hadir saat itu anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau H Syahrul Aidi Maazat Lc MA, Anggota Komisi 2 DPRD Riau Ardiyansyah, Wakil Ketua DPRD Kampar Repol SAg, Camat Gunung Sahilan beserta tamu undangan lainnya.

Syahrul Aidi dalam sambutannya menyatakan bahwa saat ini pesantren jadi tren baru lembaga pendidikan di Riau. Khususnya di Kampar, hampir tiap tahun selalu ada pesantren baru yang tumbuh. Syahrul Aidi mengapresiasi hal itu. Bahkan kapan perlu, katanya, kita jadikan Riau ini sebagai daerah dengan pendidikan berbasis keagamaan terbesar di Indonesia.

"Saya mengapresiasi bang Saidul Tombang ini dalam pendirian pesantren ini. Saya yakin beliau menghadirkan lembaga pendidikan terbaik bagi Riau. Karena saya tahu beliau semenjak mondok di Islamic Centre Kampar dahulunya. Beliau adalah angkatan ketiga. Senior saya"terang Syahrul Aidi.

Baca: Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026

Sementara itu Ardiyansyah dalam sambutannya menyampaikan konsep lembaga pendidikan yang terintegrasi ini memiliki kelebihan dari lembaga pendidikan lainnya.

" Pesantren dengan konsep bisnis ini punya kelebihan. Sektor bisnis dari pesantren ini akan menopang sisi keuangan pondok, dan juga tentu memberikan bekal kewirausahaan bagi anak didik nantinya. Maka IBS An Nizham ini miliki banyak kelebihan." tambahnya.

Sementara itu Repol sebagai tokoh Kampar Kiri mengapresiasi kehadiran pesantren ini. Dia menerangkan saat ini pendidikan berbasis pondok jadi penghalang perkembangan penyakit masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan anak muda.

"Pesantren itu jadi lembaga efektif pencegahan peredaran Narkoba dan kejahatan lainnya. Kita cegah berkembangnya Pekat ini melalui pendidikan. Semoga Pekat di kalangan anak muda dapat dicegah. " terang Repol.

Baca: Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD Ingatkan Anggaran Fasilitas Jangan Terganggu

Repol pun mengapresiasi kehadiran pesantren ini dapat menopang perekonomian di kecamatan Gunung Sahilan nantinya. Wilayah sekitaran pondok akan makin ramai. Dan tentunya tingkat perekonomian masyarakat makin berkembang.

Saidul Tombang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para tamu yang hadir dan juga para donatur yang tak dapat disebut nama satu per satu.

"Insya Allah tahun ajaran 2020/2021 kita telah mulai belajar mengajar. Mulai sekarang kita telah membuka pendaftaran"terang Saidul Tombang.

Saidul Tombang menjelaskan bahwa pesantren ini berbasiskan tahfiz dan bisnis. Dia akan memadukan pembelajaran dua segmen tersebut. Diambil sektor bisnis, menurut Saidul Tombang karena ke depannya generasi Islam harus lebih mandiri dan berjiwa pengusaha. Sehingga para lulusan akan lebih terjamin masa depannya karena selain bekal pendidikan pesantren, juga dibekali dengan bekal kewirausahaan. mt



Terkait
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
Disdikpora Kampar Integrasikan Pendidikan Anti Narkoba
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Kilang Pertamina Dumai Gelar Workshop Proses Safety Eng
Lainnya
Rencanakan Aksi, Terduga Teroris Lakukan Pelatihan Meracik Bom di Tanah Karo
Rencanakan Aksi, Terduga Teroris Lakukan Pelatihan Meracik Bom di Tanah Karo
Basarnas Selamatkan Kapal Nelayan Terombang-Ambing di J
Disparbud dan Genpi Pekanbaru Gandeng IDI Kembangkan Pe
Satpol PP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat 112
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I