Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Hendry Munief Dorong JSIT Kembangkan Konsep Teacher Preneur

Mawardi Tombang
Kamis, 15 Mei 2025 10:46:32

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Tingkat kesejahteraan para guru masih jadi persoalan mendasar dalam dunia pendidikan kita. Hal itu juga dialami oleh jangan guru yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).

Hal itu terungkap saat silaturahmi pengurus JSIT Riau dengan anggota DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA pada Rabu (14/5/2025). Dari JSIT dihadiri langsung oleh Ketua JSIT Riau Zumri, S.Pd.I, Bendahara JSIT Riau Harun As'ari, S.Pd.I, Kabid Mutu JSIT Riau Hartono, M.Pd, Kabid BPI JSIT Riau Khairullah, S.Pd.I dan Jumakri, S.Pd.I.,M.Pd selaku Kabid Pramuka.

Saat itu pengurus JSIT menyampaikan aspirasi bahwa kesejahteraan guru belum sepenuhnya tercapai. Salah satu guru yang paling banyak dikeluhkan adalah para guru Quran yang sertifikasinya belum terfasilitasi oleh pemerintah.

"Guru-guru Qur'an ini selama ini diakomodir sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Sementara guru PAI ini terbatas jumlahnya dan mapel yang diakomodir sebagai Guru PAU sangat banyak. Kita berharap bapak Hendry Munief dapat memfasilitasi ini ke pemerintah pusat agar guru Quran mendapat sertifikasi khusus." terang Zumri SPdI, selalu ketua JSIT Riau.

Menanggapi hal itu, Hendry Munief mengakui bahwa negara belum mampu mensejahterakan guru. Apalagi guru untuk mata pelajaran khusus seperti pelajar Quran dan sejenisnya. Dia menawarkan solusi agar guru dan sekolah harus lebih kreatif menggali potensi baru di luar kewajiban pemerintah.

Baca: Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-ASN

"Kita menawarkan kepada para guru agar mengembangkan teacher preneur. Dimana para guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggeluti profesi sebagai guru. Mereka tidak hanya fokus pada pengajaran di kelas, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan produk, layanan, atau bisnis yang bermanfaat bagi siswa dan sekolah." terang Hendry Munief.

Dari hasil diskusi tersebut JSIT dan Hendry Munief melihat peluang pada penerbitan dan karya bahan ajar bukan saja dalam bentuk tertulis tapi juga video, audio.

"Selama ini penerbitan dan karya bahan ajar cuma dalam bentuk tertulis yaitu buku. Kita melihat ada peluang penerbitan dan karya bahan ajar ini di video dan audio. Penerbitan dalam bentuk ebook dan video dan audio dalam bentuk aplikasi, konten media sosial, dan lainnya. Pasar produk ini tidak terbatas dan minim modal. Nanti saya juga mencoba melihat peluang ide ini dapat dikolaborasikan dengan mitra Komisi VII yaitu Badan Ekonomi Kreatif." terang Hendry Munief.

Hendry Munief berharap agar ada solusi sehingga para guru bisa nyaman mengajar sehingga tidak mencari pekerjaan dan usaha sampingan. ***



Terkait
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Bud
Disdikpora Kampar Integrasikan Pendidikan Anti Narkoba
Lainnya
Dirjen Cipta Karya Kecewa Dengan Progres SPAM Durolis dan Regional Pekanbaru-Kampar
Dirjen Cipta Karya Kecewa Dengan Progres SPAM Durolis dan Regional Pekanbaru-Kampar
Kronologis Penembakan 6 Laskar FPI Berdasarkan Reka Ula
DPRD Pekanbaru Laksanakan Rapat Paripurna Pandangan Umu
Uang di Rekening Korban Habis, Perampok Iba Kembalikan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I