Baznas Kampar Siapkan Dukungan Pendidikan untuk Alumni Pesantren Berprestasi
KANALSUMATERA.com - KAMPAR — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar membuka peluang dukungan pendidikan bagi alumni pondok pesantren berprestasi yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Komitmen tersebut mengemuka saat Baznas Kampar menerima kunjungan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kampar di Kantor Baznas Kampar, Senin (05/10/2026).
Pertemuan itu membahas penguatan akses pendidikan, khususnya bagi alumni pondok pesantren yang memiliki prestasi dan potensi akademik, namun menghadapi keterbatasan finansial untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1).
Baca: Di Hadapan 700 Penerima Beasiswa BPDP, Syahrul Aidi Ungkap 3 Kapasitas Penting agar Sukses
Ketua FKPP Kampar H. Muhamad Amin berharap Baznas dapat mengambil peran dalam membantu alumni pesantren berprestasi agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
“Tentunya harapan kami ini terwujud, sehingga Pendidikan anak-anak yang mempunyai keterbatasan Finansial ini memberikan semangat untuk melanjutkan pendidikannya.”ungkapnya.”
Baca: Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Menanggapi usulan tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Kampar Arizon, S.E. menyatakan pihaknya menyambut baik masukan FKPP. Namun, pelaksanaan program bantuan pendidikan nantinya tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Baznas serta ketentuan pengelolaan zakat yang berlaku.
“Tentunya Masukan ini sangat baik. Kita tentu ingin zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk membantu anak-anak kita, khususnya alumni pondok pesantren yang memiliki potensi tetapi terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1,”ungkapnya.”
Selain membahas bantuan pendidikan, pertemuan tersebut juga mendorong penguatan pengelolaan zakat di lingkungan pondok pesantren melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Baca: Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200 hingga 800
Baznas Kampar meminta FKPP ikut mendorong setiap pondok pesantren di Kabupaten Kampar membentuk UPZ. Langkah tersebut dinilai dapat memperluas penghimpunan zakat, infak dan sedekah sekaligus mendekatkan layanan Baznas kepada masyarakat.
“keberadaan UPZ di lingkungan pondok pesantren akan menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan zakat, infak dan sedekah sekaligus mendekatkan pelayanan Baznas kepada masyarakat.”ungkapnya.”
Baca: Abdul Kasim Desak Pemprov Riau Tuntaskan Status Lahan Sekolah Eks Caltex
Arizon menegaskan, Baznas Kampar juga memberikan perhatian terhadap UPZ yang aktif dalam menghimpun zakat, infak dan sedekah. Dana yang terkumpul melalui UPZ akan dikembalikan untuk dimanfaatkan bagi program kemaslahatan sesuai ketentuan.
“Tentunya Baznas Kampar komitmen untuk memberikan perhatian terhadap UPZ yang aktif menghimpun zakat, infak dan sedekah. Seluruh dana yang berhasil dihimpun melalui UPZ akan dikembalikan kepada UPZ yang bersangkutan untuk dimanfaatkan bagi program kemaslahatan sesuai ketentuan, serta akan diberikan tambahan dukungan dari Baznas sekitar 10 hingga 30 persen, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan Baznas.”ungkapnya.”
Menurutnya, sinergi antara Baznas dan pondok pesantren dapat memperluas manfaat zakat, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca: Kemendikdasmen Evaluasi Rapor Pendidikan di Riau, Masukan Daerah Jadi Dasar Kebijakan Nasional
“Untuk itu, Dengan kolaborasi yang kuat, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.”tutupnya.” (SM)
