Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan Nasir Dorong Integrasi Teknologi Informasi
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, Kak Irwan Nasir, mendorong integrasi teknologi informasi dalam keterampilan kepramukaan agar pembinaan generasi muda semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Irwan Nasir saat menutup secara resmi Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Ahad (25/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Irwan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pembina Pramuka, khususnya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang mampu memadukan keterampilan kepramukaan konvensional dengan pemanfaatan teknologi digital.
Baca: UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan
Menurutnya, kursus keterampilan kepramukaan menjadi bekal penting bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas diri dan kualitas pembinaan di gugus depan masing-masing.
"Peserta tentu punya pengalaman, ilmu, dan keterampilan sebagai ilmu dasar kepramukaan, baik Indonesia maupun dunia. Ini akan menambah kompetensi Kakak-kakak pembina untuk menjadi SDM yang unggul di gugus depan masing-masing," ujar Kak Irwan.
Baca: Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027
Sandi, Semaphore, dan Morse Perlu Beradaptasi dengan Teknologi
Irwan Nasir menilai, keterampilan dasar kepramukaan seperti sandi, semaphore, dan morse tetap penting untuk dipertahankan. Namun, metode pengenalan dan pembelajarannya perlu dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Langkah tersebut dinilai dapat membuat kegiatan kepramukaan lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital.
Baca: Hendry Munief Dukung Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Jawab Kebutuhan Industri Riau
"Di dunia sekarang harus bisa menyesuaikan dengan kondisi kekinian. Sandi, semapor, morse ke depan harus mempunyai IT, supaya jangan ketinggalan zaman," tegas Kak Irwan.
Integrasi teknologi tidak berarti meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Sebaliknya, pemanfaatan perangkat dan media digital diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran tanpa menghilangkan keterampilan praktis, kedisiplinan, kemandirian, serta semangat kerja sama yang menjadi ciri Gerakan Pramuka.
Baca: Nyata dan Berdampak! Workshop Nasional Gerakan Pramuka Scouting Impact Summit Resmi Dibuka
Pembina diharapkan mampu mengembangkan pendekatan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Penegak.
Kwarcab Pekanbaru Didorong Menjadi yang Termaju di Riau
Selain menyoroti pentingnya inovasi pembinaan, Irwan Nasir juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwarcab Pekanbaru.
Baca: 28 Desa Kampar Jadi Sasaran Pengabdian 266 Mahasiswa Fakultas Hukum Unri
Dukungan Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap pengembangan Gerakan Pramuka dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat organisasi, serta mendorong lahirnya pembina yang kompeten.
Irwan berharap kesempatan dan dukungan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan prestasi organisasi di tingkat daerah.
Baca: Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Hadirkan Nostalgia hingga Aksi Sosial
"Pesan saya, kiranya kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menempatkan Kwarcab Pekanbaru sebagai kwarcab tergiat dan termaju di Riau," imbuhnya.
Ia juga mendorong agar program peningkatan keterampilan pembina seperti ini dapat dikembangkan dan diterapkan oleh kwartir cabang lainnya di Provinsi Riau.
Pemerataan program pembinaan di seluruh kabupaten dan kota diharapkan mampu memperkuat kualitas Gerakan Pramuka Riau, sekaligus meningkatkan peran pembina dalam membentuk karakter generasi muda.
Baca: Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup
Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwarcab Pekanbaru Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Kak Irwan Nasir pada pukul 11.00 WIB.
Baca: Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Penutupan tersebut menandai berakhirnya kegiatan peningkatan keterampilan yang diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan pembinaan kepramukaan di gugus depan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, para pembina diharapkan tidak hanya semakin menguasai keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang mengikuti perkembangan teknologi informasi.
Perpaduan keterampilan lapangan dan kecakapan digital diharapkan dapat memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (SM)
