Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ittihadul Muballighin (IM) Kota Pekanbaru menggelar kegiatan Bengkel Da’i 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas pendakwah sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dakwah. Kegiatan perdana tersebut resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Indra Maulana Masadi, S.STP., M.Si., di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).
Bengkel Da’i ini menjadi salah satu langkah strategis DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru dalam membangun kualitas sumber daya manusia di bidang dakwah, memperluas wawasan para dai, serta mempererat hubungan silaturahmi di antara organisasi dan lembaga keagamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Ittihadul Muballighin tingkat kota dan provinsi, anggota DPRD Riau H. M. Sumardhany Zirnata, tokoh ulama Riau Prof. Dr. H. Ilyas Husti, M.A., pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Riau dan Pekanbaru, serta para asatiz dari berbagai lembaga dakwah.
Baca: Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Bahaya Narkoba
Dalam sambutannya, Indra Maulana Masadi menyampaikan apresiasi terhadap kiprah DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru. Ia menilai organisasi dakwah memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan dan memberikan pencerahan kepada masyarakat.
“Kita perlu dukungan berbagai pihak dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi guna mencerahkan masyarakat. Ittihadul Muballighin menjadi salah satu lembaga dakwah yang dapat mengambil peran tersebut,” ujarnya saat membuka acara.
Baca: Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi dakwah perlu terus ditingkatkan agar informasi mengenai program pembangunan dapat diterima masyarakat secara tepat dan memberikan manfaat bagi kehidupan sosial.
Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat peran dai dalam membangun kesadaran masyarakat melalui pesan-pesan keagamaan yang sejuk, edukatif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Bengkel Da’i Jadi Program Perdana DPD IM Pekanbaru
Baca: Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosialisasi bagi Lansia
Ketua Umum DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ustaz Sarwan Kelana, S.Ud., menjelaskan bahwa Bengkel Da’i 2026 merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh kepengurusan organisasi tersebut.
Sarwan mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan tersebut.
Baca: Hendry Munief Dukung Politeknik Teknologi Modern (PTM) Indonesia, Jawab Kebutuhan Industri Riau
“Alhamdulillah, kegiatan Bengkel Da’i tahun 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini,” kata Sarwan saat diwawancarai sejumlah media.
Alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau itu menerangkan bahwa Bengkel Da’i tidak sekadar menjadi tempat menambah pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan keterampilan berdakwah dan membangun jejaring komunikasi antarpelaku dakwah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari program pembinaan dai yang dilaksanakan secara berkesinambungan di Kota Pekanbaru.
Baca: Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-ASN
Menurut Sarwan, peningkatan kompetensi pendakwah menjadi hal penting agar para dai mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara baik, bijaksana, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Buka Kesempatan bagi Dai dan Daiyah Bergabung
Baca: Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanjang hingga 22 September
Dalam kesempatan tersebut, Sarwan juga menyampaikan bahwa DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru membuka kesempatan bagi peserta Bengkel Da’i maupun pendakwah lainnya yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam organisasi.
Ia menilai keterlibatan dai dan daiyah dari berbagai latar belakang dapat memperkuat gerakan dakwah sekaligus memperluas jangkauan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
“Bagi para peserta Bengkel Da’i yang ingin bergabung menjadi bagian dari Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, insyaallah kami terbuka. Kami berharap semakin banyak ustaz dan ustazah yang bersama-sama berkontribusi dalam mengembangkan dakwah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Baca: PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Sarwan menambahkan, kebersamaan antarpendakwah menjadi salah satu modal penting dalam mengembangkan dakwah yang mencerahkan, mempererat persaudaraan, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Hadirkan Tiga Narasumber
Baca: Abdul Kasim Desak Pemprov Riau Tuntaskan Status Lahan Sekolah Eks Caltex
Untuk memperkaya materi pelatihan, Bengkel Da’i DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. H. Hartono, M.Pd., Dr. KH. Irwan Suanto, Lc., M.M., dan Dr. Gamal Abdul Nasir, M.A.
Materi yang disampaikan diharapkan dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta motivasi peserta dalam menjalankan tugas dakwah di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama serta penyerahan sertifikat penghargaan kepada para narasumber dan sertifikat kepada peserta yang mengikuti pelatihan.
Baca: Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu Semarakkan Keberagaman
Melalui pelaksanaan Bengkel Da’i 2026, DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru berharap dapat melanjutkan program pembinaan pendakwah secara berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara organisasi dakwah, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di Kota Pekanbaru. (SM)
