Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanjang hingga 22 September

Kanama
Senin, 21 September 2026 08:29:30

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD hingga SMP sederajat.

Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi kualitas udara Kota Pekanbaru yang masih mengkhawatirkan akibat kabut asap. PJJ diperpanjang selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa, 21–22 September 2026.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kebijakan tersebut diputuskan setelah pemerintah memantau perkembangan kualitas udara pada Minggu (20/09/2026) malam.

Baca: Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026

Berdasarkan data yang diterima Pemko Pekanbaru, kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

"Dari BMKG pukul 19.00 WIB kualitas udara 253. Dari Dinas Lingkungan Hidup ISPU sudah 500 lebih. Maka besok PJJ diperpanjang 2 hari," kata Agung Nugroho, Minggu (20/09/2026).

Baca: LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka Penggalang Siap Bersaing

Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Pemko Pekanbaru untuk mengurangi risiko paparan udara tercemar terhadap peserta didik. Melalui pembelajaran dari rumah, siswa tidak perlu melakukan aktivitas perjalanan maupun kegiatan belajar secara langsung di sekolah selama masa perpanjangan PJJ.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga telah memberlakukan PJJ pada 16–19 September 2026 setelah kualitas udara di wilayah tersebut memburuk.

Pada penerapan sebelumnya, kebijakan pembelajaran jarak jauh diberlakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat. Saat itu, angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 220.

Baca: BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidikan Agama

"Mempertimbangkan prediksi BMKG curah hujan yang belum turun sampai hari Jumat, maka mulai besok melaksanakan pembelajaran jarak jauh," ucap Agung saat itu.

Dengan adanya perpanjangan terbaru, aktivitas pembelajaran tatap muka bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat kembali dihentikan sementara pada 21–22 September 2026.

Baca: Latihan  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, Generasi Tangguh Siap Berbakti

Pemko Pekanbaru akan terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya. Kondisi udara dan pertimbangan kesehatan peserta didik menjadi dasar dalam mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Kebijakan PJJ ini diharapkan dapat membatasi paparan langsung peserta didik terhadap udara tercemar selama kondisi kualitas udara Pekanbaru belum membaik. (SM)



Terkait
Wawako Pekanbaru Hadiri Edukasi Pencegahan HIV/AIDS ke Pelajar SMP Negeri 1 oleh KPA dan Dinkes
Wawako Pekanbaru Hadiri Edukasi Pencegahan HIV/AIDS ke Pelajar SMP Negeri 1 oleh KPA dan Dinkes
Wabup Kampar Terima Tim Verval Kemendikdasmen RI, Perku
Witama Cup ke-8 Resmi Digelar: Ajang Kreativitas Siswa
Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Rohil, Sekolah Garuda Dius
Lainnya
Dinkes Pekanbaru Diminta Libatkan Puskesmas Dalam Pelaksanaan Vaksinasi
Dinkes Pekanbaru Diminta Libatkan Puskesmas Dalam Pelaksanaan Vaksinasi
Wako Rudi Dampingi Menko Luhut Binsar Resmikan Pabrik P
Seekor Merpati Balap Terjual Rp20 Miliar di Pelelangan
Lewat Drama Adu Penalty, PSPHW Gobah Angkat Tropi Turna
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanjang hingga 22 September
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanjang hingga 22 September
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T