Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Hadirkan Nostalgia hingga Aksi Sosial
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Waktu terus berlalu, esibukan dan jarak boleh memisahkan, tapi kenangan masa sekolah tetap mampu mempertemukan kembali. Suasana itulah yang terasa dalam Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru yang berlangsung penuh keakraban.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) dihadiri oleh 320 alumni dari 14 angkatan, mulai angkatan 1983 hingga 1999, hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah di Riau, Sumatera Barat, hingga luar negeri. Bahkan, sejumlah alumni yang berdomisili di Malaysia turut hadir untuk kembali merasakan hangatnya kebersamaan bersama teman-teman seperjuangan semasa SMP.
Reuni semakin istimewa dengan kehadiran 13 guru yang pernah mengajar para alumni saat masih duduk di bangku SMP. Kehadiran para guru menjadi salah satu momen paling berkesan sekaligus bentuk penghormatan alumni atas jasa para pendidik yang telah membimbing mereka puluhan tahun silam.
Tak hanya berasal dari berbagai daerah, sejumlah alumni yang kini berkiprah di beragam bidang juga hadir. Salah satunya AKBP Irnanda Oktora, SIK., MIK., alumni angkatan 1995 yang datang dari Jakarta.
Baca: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Bukan Sekadar Reuni, tetapi Kembali Menjadi Anak SMP
Reuni akbar diawali dengan senam bersama dan ice breaking sebelum dilanjutkan dengan rangkaian acara utama.
Doa pembuka dipandu oleh Kakan Kemenag Kampar, Dr. H. Erizon Efendi, S.Aq., M.Pd., alumni angkatan 1987.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Royan Raharjo, alumni angkatan 1994, sambutan Ketua IKA Azwita, SH., MH., serta arahan dari Penasehat IKA, Danramil 07 Kuantan Hilir Kapten Inf. Yunasri, alumni angkatan 1985.
Baca: Kontingen Jamnas XII Riau Resmi Dilepas, Ketua Kwarda Beri Motivasi kepada Peserta
Dalam pesannya, Kapten Inf. Yunasri mengingatkan bahwa reuni bukanlah tempat untuk menunjukkan jabatan, status sosial, maupun pencapaian masing-masing.
“Makna reuni ini bukan sekadar ajang pamer pencapaian. Bukan juga tempat adu kekuatan. Kita hadir di acara reuni ini, kita lepaskan jabatan dan status sosial. Kita kembali jadi anak SMP yang punya kenangan dan cerita indah, bernostalgia kembali masa-masa SMP.” pungkasnya
Pesan tersebut menjadi salah satu roh utama kegiatan. Para alumni diajak sejenak meninggalkan atribut dan kesibukan masing-masing untuk kembali mengenang masa-masa sekolah yang penuh cerita.
Kisah Alumni yang Pernah Tinggal Kelas hingga Sukses
Baca: Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD Ingatkan Anggaran Fasilitas Jangan Terganggu
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan alumni, Diski, SE., alumni angkatan 1996 yang kini menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Kabupaten Kampar.
Diski mencairkan suasana melalui cerita-cerita masa sekolah yang mengundang tawa para alumni. Salah satu kisah yang menarik adalah perjalanan dirinya yang pernah mengalami tinggal kelas, tetapi kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.
Perjalanan itu justru menjadi bagian dari cerita hidup yang menunjukkan bahwa masa lalu bukanlah batas untuk meraih kesuksesan. Kisah tersebut sekaligus menjadi pesan bagi para alumni dan generasi muda bahwa perjalanan seseorang tidak selalu berjalan lurus. Kegagalan di masa lalu bukanlah akhir dari perjuangan.
Semarak HUT RI, Puluhan Doorprize Dibagikan
Baca: LatihanĀ Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, Generasi Tangguh Siap Berbakti
Reuni akbar ini juga dirangkai dengan syukuran enam tahun berdirinya IKA SMPN 10/09 sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbagai perlombaan digelar, baik antarangkatan maupun perorangan. Suasana semakin meriah dengan pembagian puluhan doorprize.
Tercatat sebanyak 50 hadiah dibagikan, terdiri atas satu hadiah utama berupa mesin cuci dan 49 doorprize lainnya, seperti kompor gas, kipas angin, magic warmer, blender, hand mixer, setrika, senter emergency, serta berbagai hadiah menarik lainnya. Mesin cuci sebagai doorprize utama diberikan oleh Diski, SE., alumni angkatan 1996.
Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui kegiatan sosial. Keluarga besar IKA memberikan donasi kepada 11 anak yatim piatu, dengan masing-masing menerima santunan sebesar Rp250 ribu.
Baca: Wawako Pekanbaru Hadiri Edukasi Pencegahan HIV/AIDS ke Pelajar SMP Negeri 1 oleh KPA dan Dinkes
Selain itu, peserta juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui dukungan UPT Puskesmas Tenayan Raya.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa reuni tidak berhenti sebagai ajang temu kangen, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.
Dari sisi pembiayaan, kegiatan reuni bersumber dari iuran angkatan sebesar Rp20,95 juta dan donasi sebesar Rp24,65 juta. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp45,65 juta.
45 Voucher Umrah Turut Meriahkan Reuni
Baca: UMRI Buka Seleksi Beasiswa Tahfidz Al-Qur'an TA 2026/2027, Kuliah Gratis hingga 8 Semester
Hal menarik lainnya, alumni yang kini menjadi leader di sejumlah travel umrah turut memberikan dukungan berupa 45 voucher umrah dengan total nilai mencapai Rp54,5 juta.
Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan para alumni dalam menyukseskan reuni, sekaligus memberikan apresiasi dan hadiah kepada sesama keluarga besar IKA.
Azwita Kembali Pimpin IKA
Momentum reuni akbar juga dimanfaatkan untuk melaksanakan pemilihan Ketua IKA dan kepengurusan baru.
Baca: Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekolah dalam Program 'Go To School"
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Azwita, SH., MH., kembali dipercaya menjadi Ketua IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru untuk periode kedua.
Kepercayaan tersebut menjadi amanah baru bagi Azwita untuk melanjutkan program organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dan kebersamaan alumni lintas angkatan.
Dengan kembali dipercayanya kepengurusan tersebut, IKA diharapkan semakin solid dan mampu menjadi wadah yang tidak hanya mempertemukan alumni, tetapi juga melahirkan berbagai kegiatan sosial, kesehatan, keagamaan, dan kemasyarakatan.
Dari Kenangan Menjadi Kekuatan
Baca: LKP MentariMU Pekanbaru Diresmikan, Buka Program Kejar Paket A, B, dan C Secara Gratis.
Reuni Akbar IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru pada akhirnya bukan hanya tentang bertemu teman lama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi perjalanan kembali ke masa lalu untuk mengenang guru, persahabatan, perjuangan, serta cerita yang pernah membentuk kehidupan para alumni.
Dari angkatan 1983 hingga 1999, ratusan alumni membuktikan bahwa perbedaan profesi, jabatan, status sosial, dan jarak tidak mampu memutus tali persaudaraan yang telah terbangun sejak bangku sekolah.
Panitia dan keluarga besar IKA menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, Penasehat IKA, donatur dan sponsor, pihak CKG, seluruh panitia, serta alumni lintas angkatan yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan.
Reuni pun menjadi pengingat bahwa ada satu tempat di masa lalu yang selalu mampu membuat siapa pun kembali tersenyum: sekolah dan sahabat-sahabat yang pernah tumbuh bersama.
