Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Air Tiris, Syahrul Aidi Temukan Pelajar Masih Pakai Baju SD

Mawardi Tombang
Rabu, 6 Agustus 2025 11:14:48
Syahrul Aidi bersama siswa SMPN 1 Air tiris yang masih menggunakan pakaian SD

KANALSUMATERA.com - Kampar - Anggota DPR RI Fraksi PKS Dr. Syahrul Aidi Maazat Lc MA rutin berkunjung ke sekolah-sekolah sebagai wujud menyerap aspirasi masyarakat. Salah satu bentuknya adalah menjadi pembina upacara bendera setiap Senin pagi.

Seperti pada Senin (4/8/2025), Syahrul Aidi menjadi pimpinan upacara di SMP Negeri 1 Air Tiris. Kegiatan yang diikuti oleh guru dan murid SMPN 1 Air Tiris berjalan dengan lancar.

Dalam arahan pembina upacara, Syahrul Aidi memotivasi kepada pelajar untuk belajar dengan giat dan tekun. Karena SMP adalah masa yang menentukan dalam pengembangan kematangan berpikir dan fase kritis perubahan diri dari masa anak-anak ke dewasa. Dia menekankan peran para guru dan manajemen sekolah jangan lalai dalam memberikan pendidikan yang terbaik. Apalagi sekolah tersebut adalah sekolah pemerintah yang semua biaya dan operasional ditanggung oleh negara.

Namun ada yang membuat dia miris, di tengah arahan pembina dia masih melihat masih ada pelajar yang menggunakan pakaian Sekolah Dasar (SD) yaitu baju putih dan celana/rok merah. Harusnya untuk anak SMP adalah baju putih dan celana/rok dongker.

Baca: Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen

Melihat hal ini usai apel bendera, Syahrul Aidi menanyakan langsung kepada belasan pelajar yang masih memakai baju SD tersebut.

"Mereka mengaku karena belum sanggup membeli seragam sekolah tingkat SMP dan pihak sekolah memberikan toleransi menggunakan baju semasa SD. Rata-rata orang tuanya tidak mampu. Ada yang buruh serabutan, yatim piatu, orang tua yang bercerai dan lainnya. Ini tentu membuat kita miris dan iba" kata Syahrul Aidi.

Melihat kondisi itu, Syahrul Aidi langsung mengajak belasan anak-anak tersebut ke toko pakaian sekolah terdekat dan membelikan seragam sekolah yang baru. ***



Terkait
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Lima Keluarga di Senapelan
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Lima Keluarga di Senapelan
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Ijazah Siswa Tak Boleh Dit
Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jadi Sorotan DPR, Guru da
Teddy Indra Wijaya: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Bel
Lainnya
Forum CSR Lakukan MoU dan Launching Bapak Asuh Stunting Kampar
Forum CSR Lakukan MoU dan Launching Bapak Asuh Stunting Kampar
Wabup Rohil Buka Pelatihan SLPG Tingkat Provinsi Riau y
Peserta KLB Demokrat Cerita Kejanggalan Terpilihnya Moe
Usai Deklarasi Jokowi-Ma'ruf, Pesantren Ini Kembali Duk
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan