Silaturahmi Dengan Syahrul Aidi, Kemenag Riau Sampaikan Aspirasi Sekolah Agama

Mawardi Tombang
Senin, 2 November 2020 19:17:12

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Kementerian Agama (Kemenag) Riau mengundang khusus anggota DPR RI Dapil Riau 2, H Syahrul Aidi Lc MA ke Kantor Kemenag Riau, jalan Sudirman pada Senin (2/11/2020). Mereka menyampaikan dan mendiskusikan berbagai aspirasi yang dapat diperjuangkan oleh Syahruk Aidi di Komisi V.

Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan Syahrul Aidi ke kantor Kemenag Riau. Mahyudin menyampaikan bahwa bantuan-bantuan pembangunan untuk sekolah agama baik pondok pesantren atau madrasah sekarang telah diarahkan ke Kementerian PUPR.

"Terima kasih kami ucapkan atas kesediaan bapak Syahrul Aidi datang ke kantor kita. Kami undang khusus karena ada aspirasi dari kawan-kawan pondok pesantren yang disampaikan ke beliau karena banyak program untuk Kemenag ini sekarang diarahkan ke Kementerian PUPR yang merupakan mitra bapak." kata Mahyudin dalam sambutannya.

Mahyudin menjelaskan bahwa jumlah siswa di bawah Kemenag Riau saat ini berjumlah 243.000 siswa. Total pesantren adalah 308 sedangkan yang madrasah adalah 84 madrasah. Dan peningkatan minat madrasah tahun ini mencapai 100% dari tahun sebelumnya.

Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda Riau, Agenda PORDISNAS Dapat Apresiasi

Syahrul Aidi dalam sambutannya menyampaikan saat ini pola pengelolaan pesantren khususnya harus dirubah. Jika selama ini pengelolaan pesantren mengandalkan pembangunan infrastruktur, harus diubah menjadi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya guru.

"Guru adalah aset penting bagi sebuah sekolah. Guru yang profesional, sejahtera akan meningkatkan kompetensi sekolah, terutama para alumninya. Salah satu sektor yang perlu diperhatikan adalah tingkat kesejahteraan para guru. Tingkat kesejahteraan guru menentukan kualitas sekolah dan anak didiknya." kata Syahrul Aidi.

Maka, untuk meningkatkan kesejahteraan guru ataupun pembangunan sekolah, maka sekolah harua mencari alternatif pemasukan diluar bantuan pemerintah atau SPP anak didik. Sekolah harus mampu membangun basis ekonominya.

Sementara itu terkait bantuan apa yang dapat dimaksimalkan oleh pengelola pondok pesantren, dia menjelaskan ada beberapa program yang dapat diperjuangkan, pertama adalah pembangunan Rusunawa sebagai asrama anak didik. Kedua adalah Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk pengelolaan sanitasi dan air bersih.

Baca: FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispora Riau, Program PORDISNAS Dapat Apresiasi

"Kita harus akui bahwa pengelolaan air bersih dan limbah di pesantren kita masih kurang diperhatikan. Sekarang ada program ini di Kementerian PUPR, silahkan dimaksimalkan oleh para pengelola pondok" tambahnya.

Selain itu dia menyebutkan ada beberapa program lain seperti bedah rumah untuk rumah guru, perbaikan jalan/jembatan menuju sekolah.

Kabid PAKIS Kemenag Riau, Fairus menambahkan saat ini banyak pondok yang berada di wilayah pinggir Riau yang kondisinya sangat tragis. Dia mencontohkan salah satu pesantren di Mandah yang kondisinya sudah belasan tahun tidak diperhatikan. Banyak fasilitas yang sudah rusak karena air laut.

"Kemudian ada juga pesantren di Bagan yang posisinya sudah memprihatinkan. Tidak ada WC. WC-nya WC alam. Bergantung pasang surut air. Ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah" kata Fairus. mt

Terkait
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dorong Penguatan Perlindungan Peserta Didik
Kematian Siswa SD di NTT, Komisi X DPR Karmila Sari Dorong Penguatan Perlindungan Peserta Didik
SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru MoU dengan Univers
Kilang Pertamina Dumai Gelar Workshop Proses Safety Eng
Ingin Kuliah Gratis Sampai Lulus? Begini Cara Daftar KI
Lainnya
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
DPRD Minta Kinerja Pegawai Pemprov Jangan Menurun Pasca Penyelidikan KPK
Terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, Pemko Pekanbaru Minta W
SMA Negeri 2 Kota Bukittinggi Menggelar Concurrentie Ko
Ini Alasan Kenapa Harga CPO Meroket Dalam 3 Bulan Terak
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Olahraga
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar